Berita

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (Foto: Istimewa)

Bisnis

FSP BUMN IRA:

Separuh Direksi PGN Harus Berasal dari Internal Perusahaan

KAMIS, 21 MEI 2026 | 22:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya (FSP BUMN IRA) mendukung aspirasi Serikat Pekerja PGN menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang digelar pada Jumat 22 Mei 2026.

FSP BUMN IRA menegaskan, minimal 50 persen jajaran Direksi PGN yang akan dipilih harus berasal dari internal perusahaan.

Ketua Umum FSP BUMN IRA, Sutisna mengatakan, usulan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto pada 28 April 2025 kepada pimpinan BUMN. Saat itu, Presiden meminta Danantara melakukan “bersih-bersih” tata kelola BUMN.


“Tata kelola yang bersih dan profesional dimulai dengan menempatkan orang yang tepat, yang memahami akar rumput dan tantangan bisnis,” kata Sutisna dalam keterangannya, Kamis 21 Mei 2026.

Sutisna mengingatkan bahwa PGN merupakan BUMN strategis bagi ketahanan energi nasional. Ia menyoroti pengalaman pahit ketika sejumlah BUMN dipimpin pihak eksternal yang tidak memahami kultur dan dinamika internal, sehingga terjadi mismanajemen dan penurunan kinerja.

“Kami tidak ingin sejarah buruk itu terulang di PGN," kata Sutisna.

Menurut FSP BUMN IRA, kaderisasi di PGN telah melahirkan banyak profesional unggul yang memahami industri gas bumi nasional. 

Dengan mengedepankan internal, PGN dapat menjaga keberlanjutan strategi bisnis sekaligus menjalankan amanat UU No. 16 Tahun 2025 tentang BUMN dan Peraturan Menteri BUMN tentang Manajemen Talenta.

“Ini ujian pertama sekaligus bukti komitmen melakukan transformasi BUMN yang modern, adaptif, dan berdaya saing global. Jangan sia-siakan momentum ini,” pungkas Sutisna.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya