Berita

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemda Garut-Star Energy Geothermal Kolaborasi Wujudkan Swasembada Energi

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
KAMIS, 21 MEI 2026 | 19:40 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, Jawa Barat, terus menguatkan kolaborasi bersama Star Energy Geothermal Darajat dalam mendukung swasembada energi nasional.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, komitmen itu diungkapkan dalam kunjungan kerja ke kantor Star Energy Geothermal Darajat.

Star Energy Geothermal merupakan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang memiliki kontribusi signifikan terhadap pasokan listrik berskala nasional.


"Kami sangat terkesan dengan terkesan dengan begitu besarnya PLTP Darajat untuk listrik di Kabupaten Garut khususnya juga di Indonesia," ujar Syakur dalam kunjungannya, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, kehadiran PLTP Darajat memiliki kontribusi signifikan terhadap pasokan listrik, tidak hanya bagi Kabupaten Garut tetapi juga untuk skala nasional.

"Kami berharap bahwa ini terus berjalan dan bisa berkolaborasi bersama-sama memberikan dampak bukan hanya listrik tapi juga untuk pemberdayaan masyarakat sekitar khususnya masyarakat Pasirwangi dan juga Kabupaten Garut secara umum," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Syakur juga mengapresiasi kontribusi positif perusahaan terhadap masyarakat sekitar, yang dibuktikan dengan perbaikan sejumlah fasilitas infrastruktur milik warga.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB)/Head of Department (HOD) Star Energy Geothermal Darajat, Arief Budiman, mengapresiasi perhatian yang Pemda Garut. 

Selama ini, komitmen perusahaan dalam menjalin komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah, terus dijaga dalam berbagai hal.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini akan terus ada dan terus berkontribusi terhadap Kabupaten Garut dan Indonesia," pungkasnya.

*Kontributor Garut

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya