Berita

Aktivis Global Sumud Flotilla yang ditangkap dan dipermalukan oleh tentara Israel (Foto: Tangkapan Layar Video X)

Politik

Video Tentara Israel Ikat dan Permalukan Aktivis Global Sumud Flotilla Viral

KAMIS, 21 MEI 2026 | 11:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Video yang memperlihatkan tentara Israel mengikat dan mempermalukan para aktivis kemanusiaan dari armada Global Sumud Flotilla viral di media sosial dan memicu gelombang kecaman internasional. 

Rekaman tersebut diunggah langsung oleh Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir di akun X pribadinya pada Rabu waktu setempat, 20 Mei 2026. 

Dalam video puluhan aktivis tampak berlutut di atas dek kapal militer dengan tangan terikat dan kepala menunduk ke lantai, sementara lagu kebangsaan Israel diputar di latar belakang. 


Sementara Ben Gvir berjalan di antara para tahanan sambil mengibarkan bendera Israel.

"Begitulah cara kami menyambut para pendukung teror. Selamat datang di Israel," tulis Ben Gvir dalam keterangan video.

Aksi tersebut langsung menuai kritik keras dari berbagai negara. Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyebut perlakuan terhadap para aktivis, termasuk warga Italia yang ikut dalam misi kemanusiaan itu, tidak dapat diterima. 

“Tidak dapat ditoleransi bahwa para pengunjuk rasa ini, yang di antaranya banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia,” ujar Meloni dalam pernyataannya.

Pemerintah Prancis juga bereaksi keras. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, mengatakan pihaknya telah memanggil Duta Besar Israel untuk meminta penjelasan atas tindakan Ben Gvir. 

“Saya telah meminta agar duta besar Israel untuk Prancis dipanggil untuk menyampaikan kemarahan kami dan mendapatkan penjelasan,” tulis Barrot di X.

Kecaman bahkan datang dari internal pemerintahan Israel sendiri. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menilai tindakan Ben Gvir tidak sejalan dengan nilai dan norma Israel. 

“Saya telah menginstruksikan otoritas terkait untuk mendeportasi para provokator (aktivis) sesegera mungkin,” kata Netanyahu.

Sementara Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menegaskan tindakan Ben Gvir tidak merespresentasikan Israel.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya