Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Mayoritas Bursa Asia Hijau Sambut Pernyataan Trump

KAMIS, 21 MEI 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran sudah memasuki “tahap akhir”.

Pernyataan itu langsung memicu optimisme investor bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat segera mereda, sehingga membantu menenangkan pergerakan harga minyak dunia.

Dikutip dari CNBC International, mayoritas bursa di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,92 persen, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 1,27 persen. 


Bursa Korea Selatan mencatat kenaikan paling tajam, dengan indeks KOSPI melonjak 5,76 persen. Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga bergerak lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya.

Di sisi lain, indeks Shanghai China cenderung datar, sedangkan indeks Nifty 50 India dan Hang Seng Hong Kong masih berada dalam jeda perdagangan siang saat data dirilis.

Selain perkembangan geopolitik, investor kini menanti rilis data perdagangan Jepang yang dinilai dapat memberikan gambaran kondisi ekonomi kawasan Asia-Pasifik dalam beberapa waktu ke depan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya