Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Irjen Sentot Prasetyo saat pembukaan Rakernis Densus 88 (Foto: Dokumen Divhumas Polri)

Presisi

Kapolri Apresiasi Capaian “Zero Attack”, Densus 88 Diminta Waspadai Ancaman AI

RABU, 20 MEI 2026 | 09:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi keberhasilan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dalam menjaga capaian zero attack sepanjang periode 2023-2025.

Secara sederhana, zero attack merupakan kondisi nihilnya aksi terorisme di Indonesia dalam kurun waktu tertentu.

Apresiasi tersebut disampaikan Kapolri saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Densus 88 AT Polri Tahun 2026 yang digelar pada 18-20 Mei 2026 dengan tema “Strategi Kolaboratif Presisi dalam Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Terorisme guna Menjaga Stabilitas Kamtibmas Nasional.”


Dalam kegiatan itu, Kapolri juga meninjau Milestone Wal yang menampilkan sejarah panjang penanggulangan terorisme di Indonesia, mulai dari gerakan DI/TII pada 1949, perkembangan jaringan transnasional Jemaah Islamiyah, tragedi Bom Bali I, hingga kondisi penanganan terorisme saat ini.

Juru Bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan capaian zero terrorist attack selama hampir tiga tahun berturut-turut memberikan dampak positif terhadap stabilitas nasional, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta mendukung iklim investasi dan agenda strategis nasional maupun internasional.

Meski demikian, Kapolri mengingatkan tantangan penanggulangan terorisme ke depan akan semakin kompleks seiring tingginya penetrasi internet dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurut Mayndra, media sosial kini dimanfaatkan kelompok ekstrem untuk melakukan radikalisasi otomatis, penyebaran salad bar ideology, hingga gamifikasi kekerasan melalui platform permainan daring.

“Densus 88 AT Polri harus terus memperkuat kemampuan intelijen teknologi dan intelijen manusia guna mengantisipasi transformasi ancaman yang bergerak cepat di ruang siber,” ujar Mayndra mengutip arahan Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan penghargaan kepada 12 tokoh dan counterpart dari negara sahabat yang dinilai berkontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme.

Penerima penghargaan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, psikolog, mitra internasional, lembaga pendidikan, hingga unsur masyarakat sipil.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya