Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Menguat Tipis, Saham Chip Terkoreksi

RABU, 20 MEI 2026 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa ditutup menguat terbatas pada akhir perdagangan Selasa 19 Mei 2026. Investor menyambut positif keputusan Amerika Serikat yang menunda serangan ke Iran serta peluang tercapainya kesepakatan damai.

Meski demikian, penguatan pasar cenderung tertahan oleh fluktuasi harga minyak Brent yang masih bertahan di atas 100 Dolar AS per barel, memicu kekhawatiran berlanjutnya inflasi energi.

STOXX 600 (Pan-Eropa) menguat 0,19 persen atau bertambah 1,17 poin) ke level 611,34. 


Bursa regional bergerak variatif. DAX (Jerman) menguat 0,38 persen ke posisi 24.400,65. FTSE 100 (Inggris) juga menguat  0,07 persen ke posisi 10.330,55. Namun, CAC 40 (Prancis) melemah 0,07 persen ke level 7.981,76.

Secara umum, performa bursa Eropa masih tertinggal dari bursa global lainnya. Hal ini dipicu oleh tingginya ketergantungan kawasan terhadap impor energi serta minimnya eksposur terhadap saham perangkat keras Artificial Intelligence (AI) yang saat ini menjadi motor utama reli pasar dunia.

Di tengah ketidakpastian makroekonomi dan tingginya imbal hasil obligasi Jerman (tertinggi dalam 15 tahun terakhir akibat proyeksi kenaikan suku bunga ECB), investor cenderung beralih ke sektor defensif dan saham dengan sentimen korporasi spesifik. 

Sektor makanan dan minuman serta layanan kesehatan melonjak lebih dari 1,5 persen.

Saham SAP melambung 6 persen dan Dassault Systèmes naik 2,8 persen. 

Pasar juga mendapat sentimen positif dari perkembangan perdagangan internasional. Negosiator Uni Eropa dilaporkan hampir menyepakati penghapusan bea masuk untuk sejumlah produk AS guna meredam ancaman kenaikan tarif dagang dari Presiden Donald Trump.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya