Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Beri Pidato Ekonomi di Rapat Paripurna DPR Pagi Ini

RABU, 20 MEI 2026 | 07:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. 

Kepala negara akan menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di hadapan para anggota dewan sekitar pukul 10.00 WIB.

Kehadiran Prabowo dalam forum parlemen tersebut menjadi perhatian publik lantaran penyampaian arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara selama ini lazim dilakukan oleh Menteri Keuangan. 


Pada tahun sebelumnya, materi pengantar RAPBN disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, Presiden sengaja memilih momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk menyampaikan langsung pidato ekonomi pemerintah. 

Menurutnya, Prabowo ingin mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik.

"Kebetulan tgl 20 hari kebangkitan nasional, jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa terutama didalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," ujar Prasetyo Hadi dalam pernyataan tertulis, dikutip Rabu, 20 Mei 2026.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai tidak ada persoalan jika Presiden menyampaikan langsung KEM dan PPKF RAPBN. 

Ia menegaskan, menteri pada prinsipnya hanya mewakili Presiden dalam menyampaikan kebijakan pemerintah kepada parlemen.

"Kan sebenarnya para menteri itu mewakili Presiden. Sehingga kan tidak ada aturan yang kemudian membuat seorang Presiden... Bisa, kan bisa langsung," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Dasco bahkan mengaku baru mengetahui bahwa langkah tersebut kemungkinan menjadi yang pertama kali dilakukan seorang Presiden dalam agenda penyampaian kerangka ekonomi makro di DPR.

"Saya baru cek tadi, mungkin ini baru pertama kali ya," imbuhnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya