Berita

Ketua Bidang Informasi DPP IKAL Lemhannas Marcellus Hakeng Jayawibawa. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

RABU, 20 MEI 2026 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL-Lemhannas) masa bakti 2026-2031 yang resmi dilantik di Gedung Lemhannas, pada Senin 18 Mei 2026, menjadi momentum strategis dalam memperkuat kontribusi alumni Lemhannas.

"Khususnya dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga ketahanan bangsa di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks," kata Ketua Bidang Informasi DPP IKAL Lemhannas Marcellus Hakeng Jayawibawa, dikutip Rabu 20 Mei 2026.

Hakeng mengatakan, bangsa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang memiliki visi kebangsaan, dan mampu menjaga arah pembangunan nasional agar tetap berpijak pada kepentingan rakyat dan cita-cita bangsa.


“Pelantikan DPP IKAL-Lemhannas bukan sekadar agenda organisasi, melainkan  momentum memperkuat peran strategis alumni Lemhannas dalam mendukung ketahanan nasional dan pembangunan Indonesia,” kata Hakeng.

Lemhannas, kata Hakeng, sejak awal memang dipersiapkan sebagai lembaga strategis pencetak kader pemimpin nasional lintas sektor yang memiliki wawasan geopolitik, kebangsaan, dan ketahanan nasional. 

“Lemhannas bukan hanya lembaga pendidikan biasa. Dari Lemhannas lahir cara pandang strategis yang menempatkan persatuan nasional, Wawasan Nusantara, dan ketahanan nasional sebagai fondasi utama negara,” kata Hakeng.

Hakeng melihat keberadaan IKAL-Lemhannas menjadi penting karena menghimpun para alumni dari berbagai latar belakang, mulai dari birokrasi, militer, akademisi, profesional, hingga tokoh daerah yang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga arah pembangunan nasional.
 
Ia menilai langkah Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas, Prof. Purnomo Yusgiantoro, yang memprioritaskan konsolidasi internal organisasi merupakan keputusan strategis untuk memperkuat soliditas organisasi sebelum menjalankan berbagai program nasional. 

“Organisasi sebesar IKAL-Lemhannas membutuhkan fondasi internal yang kuat agar mampu menjadi kekuatan pemikiran dan kolaborasi kebangsaan,” kata Hakeng.

Selain itu, Hakeng juga menyoroti pentingnya penguatan daerah melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan pembentukan koordinator regional di berbagai wilayah Indonesia. 

"Karena itu penguatan daerah menjadi bagian penting dari ketahanan nasional,” pungkas Hakeng.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya