Berita

Jembatan ambles di Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Penanganan Jembatan Ambles Purwoyoso Langsung Dikawal Wali Kota Semarang

SENIN, 18 MEI 2026 | 21:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) diminta untuk merespons cepat kedaruratan infrastruktur pasca-amblasnya jembatan di Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat 15 Mei 2026.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, penanganan cepat perlu dilakukan usai peninjauan lapangan. 

"Begitu menerima laporan amblesnya jembatan di Jalan Honggowongso pada Jumat lalu, kami langsung menginstruksikan tim bersama Lurah Purwoyoso untuk mengamankan lokasi," ujar Agustina dalam keterangan tertulis, Senin 18 Mei 2026.


Guna memulihkan mobilitas di wilayah Ngaliyan, Agustina melalui DPU telah menyusun rencana penanganan komprehensif yang berfokus pada rekonstruksi jembatan, pembangunan kembali dinding sayap yang runtuh, serta perbaikan bantalan jalan yang ikut amblas. 

Sebagai langkah awal eksekusi fisik di lapangan, armada alat berat berupa ekskavator untuk memulai pengerjaan tanah dan pembersihan puing.

"Kami tidak ingin menunda-nunda, ekskavator langsung diterjunkan ke Purwoyoso untuk memulai pengerjaan fisik secara masif," tambahnya.

Proses restorasi total infrastruktur ini diproyeksikan membutuhkan waktu selama 45 hari kalender. 

Agustina optimistis target tersebut dapat terpenuhi secara tepat waktu, dengan catatan seluruh proses pengerjaan berjalan lancar tanpa terkendala oleh faktor teknis di lapangan maupun gangguan non-teknis seperti cuaca buruk. 

Mengingat penutupan jalan akan berlangsung cukup lama, warga masyarakat diimbau untuk proaktif mencari dan memanfaatkan rute alternatif yang tersedia guna menghindari penumpukan kendaraan.

"Karena pengerjaan ini memakan waktu, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan sangat mengharapkan kerja sama warga sekitar serta pengguna jalan untuk beralih ke jalur alternatif sementara waktu demi kelancaran aktivitas bersama," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya