Berita

Anggota Komisi XI DPR Primus Yustisio. (Foto: TV Parlemen)

Politik

Kutip Hadis, PAN Minta Bos Bank Indonesia Mundur Usai Rupiah Jeblok

SENIN, 18 MEI 2026 | 15:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pelemahan nilai tukar Rupiah yang terus berlanjut hingga menyentuh level Rp17.653 per Dolar AS pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026, memicu kritik keras terhadap kinerja Bank Indonesia.

Sorotan tajam datang dari anggota Komisi XI DPR Primus Yustisio. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini menunjukkan anomali, karena pertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen namun rupiah justru terus terpuruk hingga mendekati rekor terendah terhadap Dolar AS.

“Bank Indonesia saat ini sudah menghilangkan trust. Bank Indonesia sudah menyampingkan kredibilitasnya,” kata Primus dalam rapat bersama BI di Kompleks Parlemen, Senin, 18 Mei 2026.


Legislator PAN ini menilai pelemahan Rupiah tidak bisa lagi semata-mata dibandingkan terhadap Dolar AS, sebab mata uang Garuda juga terus melemah terhadap berbagai mata uang lain seperti Dolar Singapura, Dolar Australia, Ringgit Malaysia, hingga Euro.

Menurut Primus, kondisi tersebut menunjukkan ada persoalan serius dalam kepercayaan pasar terhadap bank sentral Indonesia.

“Kadang-kadang kalau kita mengambil tindakan gentleman itu bukan penghinaan,” ujarnya.

Bahkan, Primus secara terbuka menyarankan pimpinan BI mempertimbangkan mundur dari jabatannya.

“Mungkin sekarang saatnya Bapak mengundurkan diri. Tidak ada salahnya,” tegasnya.

Ia menilai langkah tersebut justru dapat menjadi bentuk tanggung jawab moral apabila pimpinan lembaga merasa tidak mampu memperbaiki situasi.

“Anda akan lebih dihormati seperti di Korea ataupun di Jepang jika Anda tidak bisa melakukan tugas Anda dengan baik,” lanjut Primus.

Ia pun menutup pernyataannya dengan mengutip hadis tentang pentingnya menyerahkan urusan kepada pihak yang ahli di bidangnya.

"Hadis ini sangat familiar, artinya apabila suatu urusan diserahkan pada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya