Berita

Mahkamah Agung (MA). (Foto: Istimewa)

Hukum

Ada Kejanggalan, Wajar MA Hentikan Kasus UU ITE Hendra Lie

SENIN, 18 MEI 2026 | 06:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mahkamah Agung (MA) resmi menolak permohonan kasasi terkait kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang bersumber dari laporan Fredie Tan. Putusan hukum ini sekaligus mengakhiri rentetan proses hukum yang sempat menjerat pengusaha dan legenda industri musik Tanah Air, Hendra Lie. 

Terkait hal tersebut, pakar komunikasi dan Hukum Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto menyesalkan atas terus terjadinya berbagai kasus kriminalisasi dengan menggunakan UU ITE yang terkesan berdasar pesanan. 

Menurutnya, penanganan dugaan kasus korupsi utama semestinya didalami terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran materilnya, sebagaimana sempat diulas oleh Mahfud MD dalam program "Terus Terang".


"Harusnya kasus dugaan penyimpangan tersebut dipastikan dahulu kebenarannya, bukan justru mendahulukan laporan pelanggaran UU ITE terhadap pihak yang menyampaikan informasi," kata Henri dalam keterangannya, dikutip Senin 18 Mei 2026.

Henri menilai terdapat sejumlah kejanggalan prosedural dalam perkara ini. Salah satu poin krusial yang disorotinya adalah validitas alat bukti informasi elektronik yang menjadi unsur utama dalam pidana ITE. 

Ia mempertanyakan keabsahan alat bukti yang digunakan mengingat pemilik sekaligus pengelola kanal YouTube, Rudy S. Kamri, baru dimintai keterangan sebagai saksi pada Maret 2025, atau setahun setelah Hendra Lie ditetapkan sebagai tersangka pada Februari 2024. Padahal, tayangan tersebut diketahui telah diturunkan (take down) sejak 2023. 

"Jika perangkat elektronik dari pengelola kanal selaku pihak yang mendistribusikan konten belum melalui proses penyitaan atau pemeriksaan forensik yang valid, maka orisinalitas alat bukti elektronik yang diajukan patut dipertanyakan. Hal ini pula yang tampaknya membuat kejaksaan sempat mengembalikan berkas atau P19," kata Henri.

Kasus ini bermula dari laporan seorang pengusaha bernama Fredie Tan terkait dua tayangan di kanal YouTube ‘Kanal Anak Bangsa’ milik Rudy S. Kamri yang tayang pada 20 November 2022 dan 8 Maret 2023. 

Tayangan tersebut sempat menjadi perhatian publik lantaran membahas dugaan kerugian negara senilai Rp16,3 triliun pada salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, serta menyebut sejumlah nama mantan pejabat publik dan figur nasional. 

Perjalanan panjang kasus dugaan pelanggaran UU ITE ini akhirnya menemui titik terang di tingkat tertinggi peradilan melalui Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 3801 K/Pid.Sus/2026. 

Dalam putusan tersebut, MA resmi menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), sehingga segala tuntutan hukum terhadap Hendra Lie dinyatakan berakhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya