Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Banyak Menteri Masuk RS karena Terlalu Keras Bekerja

MINGGU, 17 MEI 2026 | 15:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkap sisi lain dari kerasnya ritme kerja di lingkungan pemerintahannya.

Saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026, Prabowo secara terbuka menyebut banyak menterinya sampai harus masuk rumah sakit akibat beban kerja yang sangat tinggi.

Di hadapan para tamu undangan, Prabowo sempat menyoroti absennya Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. 


Dengan nada berseloroh, namun sarat pesan disiplin, Prabowo langsung meminta agar ketidakhadiran tersebut dicatat.

“Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Saudara Dony Oskaria. Ada? Oh enggak hadir. Coba, catat. Nanti menghadap saya. Menghadap, enggak dapat bonus. Jadi, menghadap itu ada dua macam. Kalau prestasi menghadap, nah, kalau ada masalah menghadap juga, gitu," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo segera menjelaskan bahwa absennya Dony bukan tanpa alasan. Menurutnya, Dony tengah bekerja sangat keras hingga kondisi fisiknya menurun dan harus menjalani perawatan medis dalam waktu cukup lama.

“Tapi enggak, pasti dia (Dony) sibuk mengatur-mengatur, orang kerja keras, saking kerja kerasnya masuk rumah sakit, berapa minggu di rumah sakit," ungkapnya.

Tekanan kerja yang tinggi, menurut dia, telah membuat sejumlah menterinya tumbang karena kelelahan.

“Ini menteri-menteri saya banyak masuk rumah sakit, karena kerjanya keras,” kata Prabowo.

Saat berpidato di Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin, 30 Maret 2026, secara terbuka Prabowo mengakui gaya kepemimpinannya yang sangat detail dan cenderung micromanage berdampak pada kondisi fisik para menterinya.

Ia bahkan tidak jarang menelepon menteri-menterinya dini hari untuk menanyakan perkembangan harga bahan pokok nasional. 

"Dan seperti yang Anda tahu, saya adalah manajer yang terjun langsung. Menteri-menteri saya memaklumi jika saya terlalu mengontrol. Ya, saya akui saya terlalu mengontrol. Saya akan menelepon menteri-menteri saya, jam dua malam atau jam lima pagi, dan saya akan menanyakan harga telur hari ini," ujarnya.

Prabowo mengaku menyesal bahwa gaya kepemimpinannya itu membuat menterinya tumbang.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya