Berita

Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Misbakhun Sebut Pernyataan Prabowo soal Dolar untuk Tenangkan Masyarakat

MINGGU, 17 MEI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan pelemahan rupiah dinilai mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. 

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta publik tetap tenang pun dianggap sebagai upaya menjaga stabilitas psikologis masyarakat agar tidak panik menghadapi gejolak nilai tukar.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai pesan Prabowo terkait kondisi rupiah memang ditujukan untuk meredam kekhawatiran publik, terutama masyarakat yang tidak berkaitan langsung dengan transaksi berbasis dolar AS.


“Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden terkait nilai tukar, beliau benar bahwa masyarakat diminta tenang, terutama masyarakat pedesaan, karena memang mereka tidak terkait langsung dengan transaksi yang menggunakan dolar,” kata Misbakhun kepada wartawan, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurutnya, dampak langsung penguatan dolar lebih banyak dirasakan kelompok yang bergantung pada impor maupun masyarakat dengan aktivitas luar negeri.

“Yang terpengaruh adalah transaksi-transaksi yang menggunakan impor, orang-orang kaya yang bepergian ke luar negeri,” ujarnya.

Misbakhun menilai pernyataan Prabowo juga mengandung pesan tidak langsung kepada Bank Indonesia agar segera mengambil langkah konkret menjaga stabilitas rupiah.

Ia mengingatkan pelemahan rupiah dapat berdampak pada kenaikan biaya impor bahan baku dan berpotensi menekan inflasi nasional. Terlebih, nilai tukar rupiah disebut sudah melampaui lebih dari Rp1.000 dari asumsi makro dalam APBN 2026.

“Masyarakat yang menggunakan dolar dalam transaksi itu apa? Yang selama ini bahan bakunya impor,” katanya.

Meski demikian, Misbakhun menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat seperti yang disampaikan Presiden Prabowo. Karena itu, ia berharap Bank Indonesia segera melakukan langkah strategis untuk mengembalikan penguatan rupiah ke level yang lebih ideal.

“Tentunya apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden Prabowo terkait nilai tukar itu adalah untuk menenangkan masyarakat, supaya masyarakat tidak panik,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya