Berita

Suasana Nobar Film Pesta Babi di Pelataran Asrama IMM Ciputat. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

IMM Ciputat Nobar Film Pesta Babi

SABTU, 16 MEI 2026 | 21:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat bersama Fascho Institute menggelar Nonton Bareng (Nobar) film dokumenter “Pesta Babi” di Pelataran Asrama IMM Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. 

Pantauan RMOL di lokasi, puluhan mahasiswa dan masyarakat umum tampak khusyuk duduk lesehan menonton film dokumenter yang memotret kerusakan alam akibat proyek ambisius pemerintah tersebut. 

Setelah Nobar, agenda dilanjut dengan Diskusi Publik seputar film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale tersebut. 


Diskusi dipandu oleh moderator Sayida Humaira itu menghadirkan narasumber Aktivis IMM Ciputat Farhan Fuadi, dan Aktivis Papua Jarry Dabby.  

Koordinator Fascho Institute, Ivansyah Harahap, mengatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, terkhusus mahasiswa untuk peduli dengan isu-isu lingkungan yang terpotret dalam film Pesta Babi.

“Kita mahasiswa tidak boleh apatis dengan situasi yang terjadi saat ini, makanya kami memfasilitasi nobar dan diskusi film Pesta Babi malam hari ini. Terima kasih yang sudah hadir,” ucap Ivan dalam sambutannya.

Sementara itu, Bendahara Umum IMM Ciputat Imam Anhafuddin menambahkan, bahwa praktik kejahatan lingkungan yang terpotret dalam film Pesta Babi tidak boleh didiamkan. 

“Karena, kami mahasiswa yang juga kader Muhammadiyah, kami diajari nilai-nilai membela kaum mustadhafin tidak boleh diam membiarkan kejahatan lingkungan terjadi di Bumi Pertiwi,” tegas Imam.

Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa Muhammadiyah dan masyarakat umum terpantau masih khusyuk menonton film dokumenter Pesta Babi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya