Berita

Ilustrasi (Kemenhaj)

Nusantara

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

SABTU, 16 MEI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan secara akuntabel, transparan, aman, serta sesuai syariat dan regulasi Pemerintah Arab Saudi.

Memasuki hari ke-25 operasional haji 1447 H/2026 M, penyelenggaraan ibadah haji Indonesia secara umum berjalan lancar. Layanan mulai dari pemberangkatan, kedatangan di Arab Saudi, akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga pembinaan ibadah disebut berlangsung dengan pendampingan penuh petugas.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 411 kelompok terbang (kloter) dengan total 158.978 jemaah dan 1.641 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, 392 kloter yang membawa 151.382 jemaah dan 1.568 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, sebanyak 140 kloter dengan 53.705 jemaah dan 561 petugas mendarat melalui Bandara Jeddah. Sementara untuk jemaah haji khusus, tercatat 11.087 orang telah tiba di Tanah Suci.


Menjelang fase puncak ibadah haji, Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah, khususnya yang menjalankan haji tamattu’, agar memahami mekanisme pembayaran dam yang telah difasilitasi pemerintah.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan pemerintah menghormati perbedaan pandangan fiqih terkait pelaksanaan dam.

“Bagi jemaah yang meyakini dam dapat dilaksanakan di Indonesia, kami mempersilakan melalui mekanisme sesuai ketentuan. Sedangkan bagi yang meyakini dam harus dilakukan di Tanah Haram, pemerintah telah memfasilitasinya melalui lembaga resmi yang diakui Pemerintah Arab Saudi, yaitu Adahi,” ujar Maria di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2026.

Untuk pelaksanaan dam di Tanah Haram, pemerintah menetapkan mekanisme resmi melalui Adahi Project yang terintegrasi dengan Nusuk Masar. Skema ini dipilih agar proses pembayaran dan pelaksanaan dam berlangsung tertib, aman, sesuai syariat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Biaya pembayaran dam tahun ini ditetapkan sebesar 720 Riyal Saudi (SAR) per jemaah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 34.308 jemaah Indonesia telah melakukan pembayaran melalui mekanisme resmi tersebut.

Maria menambahkan, Kemenhaj bersama Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) terus menghadirkan kemudahan layanan bagi jemaah. Salah satunya dengan menghadirkan petugas Adahi langsung ke hotel tempat jemaah menginap untuk melayani pembayaran dan verifikasi.

“Skema jemput layanan ini diprioritaskan untuk membantu jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan risiko kesehatan tinggi,” jelas Maria.

Setelah transaksi selesai, setiap jemaah akan menerima bukti pembayaran resmi sebagai tanda kewajiban dam telah ditunaikan dan tercatat dalam sistem.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah agar tidak melakukan pembayaran dam melalui jalur tidak resmi demi menghindari potensi penipuan.

“Kami mengimbau jemaah agar tidak menggunakan jasa calo atau pihak yang tidak berwenang. Ini penting untuk melindungi jemaah sekaligus memastikan dana dikelola secara transparan dan ibadah berjalan sesuai syariat,” tegasnya.

Selain soal tata kelola dam, Kemenhaj turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Maria meminta jemaah mulai membiasakan berjalan kaki sesuai kemampuan, mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, dan menjaga asupan cairan tubuh agar kondisi fisik tetap prima selama menjalankan ibadah.

Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, maupun yang memiliki penyakit penyerta, Kemenhaj meminta agar selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan petugas haji apabila mengalami keluhan kesehatan sekecil apa pun.

Kemenhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja memberikan pelayanan terbaik, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi.

“Jaga kesehatan, biasakan berjalan kaki, kurangi aktivitas yang tidak mendesak, dan ikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah haji. Semoga seluruh jemaah Indonesia diberikan kesehatan, kemudahan, dan memperoleh haji yang mabrur,” tutup Maria.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya