Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Wall Street

Pasar AS Berduka, Saham Teknologi Rontok usai Trump-Xi Gagal Capai Terobosan

SABTU, 16 MEI 2026 | 08:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah indeks utama Wall Street ditutup melemah setelah investor melakukan aksi ambil untung di saham-saham teknologi, di tengah lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memicu kekhawatiran terhadap aset berisiko.

Dikutip dari CNBC International, Sabtu 15 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Jumat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 537 poin atau 1,07 persen ke level 49.526,17. Sementara S&P 500 melemah 1,24 persen ke 7.408,50 dan Nasdaq Composite anjlok 1,54 persen menjadi 26.225,14.

Tekanan terbesar datang dari saham-saham teknologi yang sebelumnya mengalami reli kuat berkat optimisme kecerdasan buatan (AI). Saham Intel turun lebih dari 6 persen, sedangkan Advanced Micro Devices melemah 5,7 persen. Saham Nvidia turun 4,4 persen, sementara Micron Technology anjlok 6,6 persen.


Saham Cerebras Systems juga terkoreksi sekitar 10 persen sehari setelah melonjak 68 persen pada debut perdagangannya di Nasdaq. Menurut analis Vital Knowledge Adam Crisafulli, reli saham teknologi dalam beberapa pekan terakhir sudah terlalu tinggi sehingga rentan terkena aksi ambil untung.

Di tengah pelemahan sektor teknologi, saham Microsoft justru naik sekitar 3 persen setelah investor miliarder Bill Ackman mengungkap bahwa Pershing Square telah membangun posisi investasi di perusahaan tersebut.

Pasar juga tertekan oleh kenaikan tajam imbal hasil obligasi AS. Yield obligasi Treasury tenor 30 tahun naik hingga menembus 5,1 persen, level tertinggi dalam hampir satu tahun. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran inflasi kembali meningkat akibat lonjakan harga minyak dunia.

Kekecewaan investor juga muncul setelah pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping tidak menghasilkan kesepakatan besar baru. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kesepakatan pembelian pesawat Boeing oleh China yang dinilai di bawah ekspektasi pasar. Saham Boeing turun lagi 3,8 persen setelah sehari sebelumnya juga jatuh hampir 5 persen.

Di sisi lain, sektor energi menjadi satu-satunya sektor di indeks S&P 500 yang mampu mencatat penguatan. Sebaliknya, sektor material, utilitas, dan industri mengalami penurunan paling dalam.

Saham-saham berkapitalisasi kecil juga ikut terpukul. Indeks Russell 2000 turun lebih dari 2 persen, menjadi penurunan harian terbesar sejak November tahun lalu.

Tekanan juga terjadi pada saham ritel dan kripto. Saham bursa kripto Coinbase turun sekitar 8 persen, sementara harga Bitcoin kembali turun di bawah 80.000 Dolar AS seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya