Berita

Ilustrasi (Gambar: Imagined by Babbe)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

SABTU, 16 MEI 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar ekuitas Eropa ditutup melemah tajam pada perdagangan Jumat, 15 Mei 2026 waktu setempat. 

Pelemahan ini dipicu lonjakan harga energi dan meningkatnya kekhawatiran inflasi yang kembali memunculkan spekulasi kenaikan suku bunga bank sentral utama. 

Kebuntuan negosiasi terkait konflik Iran turut memperburuk sentimen pasar dan mendorong aksi jual di berbagai sektor.


Indeks STOXX 50 zona Euro turun 1,8 persen ke level 5.825, sekaligus mencatat pelemahan mingguan 1,5 persen. Sementara STOXX 600 pan-Eropa merosot 1,6 persen dan terkoreksi 1 persen sepanjang pekan.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah di kawasan Euro terjadi setelah pertemuan pejabat Amerika Serikat dan China tidak menghasilkan langkah konkret terkait konflik Iran. Kondisi itu memicu kenaikan harga minyak dan gas, sehingga memperbesar risiko inflasi di Eropa.

Sektor industri dan teknologi menjadi penekan utama pasar. Saham perusahaan yang sensitif terhadap biaya energi seperti Siemens, Safran, Airbus, dan Schneider Electric turun antara 2,6 persen hingga 5,5 persen. 

Di sektor teknologi, ASML dan Infineon masing-masing melemah sekitar 4,5 persen seiring meredanya reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI).

Di Jerman, indeks DAX 40 Frankfurt anjlok 2,1 persen ke level 23.951 dan mencatat penurunan mingguan sekitar 1,6 persen. Tekanan terbesar di DAX datang dari saham teknologi dan industri. 

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis turun 1,6 persen ke level 7.952. Lonjakan harga minyak memperkuat kekhawatiran stagflasi di kawasan Eropa. Anggota Dewan Gubernur ECB Martins Kazaks bahkan memperingatkan bahwa bank sentral mungkin perlu memperketat kebijakan moneter jika kenaikan energi terus mendorong inflasi.

Saham sektor keuangan dan barang mewah ikut tertekan. BNP Paribas turun 3 persen, Kering melemah 3,1 persen, dan LVMH terkoreksi 1,1 persen. Airbus dan Safran juga masing-masing turun 2,9 persen dan 4,2 persen.

Di Inggris, FTSE 100 jatuh 2 persen akibat kombinasi kekhawatiran inflasi, ketidakpastian arah suku bunga, serta meningkatnya tensi politik domestik. Saham tambang dan perbankan memimpin pelemahan, dengan Fresnillo dan Antofagasta anjlok lebih dari 10 persen, sementara HSBC, Barclays, dan Lloyds turut berada di zona merah.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya