Berita

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral, Andi Anzhar Cakra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kadin Dorong Penguatan Kerja Sama Investasi

JUMAT, 15 MEI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penguatan kerja sama investasi, perdagangan, dan industri sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam dinamika ekonomi global. 

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral, Andi Anzhar Cakra Wijaya, dalam keterangannya, Jumat 15 Mei 2026.

Andi Anzhar mengatakan, dalam pelaksanaannya, Kadin Indonesia memprioritaskan pendekatan pertumbuhan regional yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan antarnegara mitra. 


"Khususnya di kawasan ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah, serta kawasan strategis lainnya," kata Andi Anzhar.

Menurut Andi Anzhar, melalui diplomasi ekonomi multilateral, Kadin Indonesia berupaya membangun konektivitas yang lebih kuat antara para pelaku usaha Indonesia dan mitra internasional. 

Hal ini sekaligus membuka akses pasar, transfer teknologi, penguatan rantai pasok industri, serta peningkatan investasi yang mampu menciptakan nilai tambah untuk perekonomian nasional maupun daerah.

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan volume perdagangan dan investasi. Tetapi, juga mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi regional, penciptaan lapangan kerja, pengembangan industri hilirisasi, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Kadin Indonesia juga memandang bahwa stabilitas kawasan, kolaborasi lintas negara, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta lembaga internasional merupakan faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif dan resilien di tengah tantangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. 

Ke depan, Kadin Indonesia berharap, kerja sama multilateral dapat menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi regional, memperluas peluang usaha untuk para pelaku industri nasional. 

"Juga menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan yang strategis di kawasan maupun di tingkat global," pungkas Andi Anzhar.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya