Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Kospi Tembus 8.000, Bursa Asia Menguat Sambut Pertemuan Trump-Xi

JUMAT, 15 MEI 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Jumat, 15 Mei 2026. Pasar Korea Selatan menjadi sorotan utama setelah indeks Kospi mencetak rekor tertinggi baru di tengah optimisme investor terhadap pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi sempat melonjak lebih dari 0,6 persen hingga menembus level psikologis 8.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Namun, penguatan tidak terjadi merata. Indeks Kosdaq yang berisi saham teknologi dan perusahaan berkapitalisasi kecil justru melemah sekitar 0,4 persen.


Di Jepang, pasar saham bergerak positif. Indeks Nikkei 225 naik 0,89 persen, sementara Topix menguat 1,18 persen.

Bursa Australia juga ditutup di zona hijau dengan indeks S&P/ASX 200 bertambah 0,42 persen.

Sementara itu, pergerakan pasar China dan Hong Kong cenderung terbatas. Kontrak berjangka indeks Hang Seng berada di level 26.341, sedikit di bawah posisi penutupan sebelumnya di 26.389. Adapun indeks Shanghai Composite bergerak nyaris datar.

Reli pasar Korea Selatan didorong optimisme investor terhadap prospek industri kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor.

Saham-saham teknologi utama seperti Samsung Electronics dan SK Hynix menjadi penggerak utama penguatan indeks Kospi.

Sebelumnya, Kospi juga sempat menembus level 7.000 pada awal Mei setelah kapitalisasi pasar Samsung Electronics melampaui 1 triliun dolar AS.

Namun, lonjakan besar saham teknologi juga memunculkan kekhawatiran terkait tingginya konsentrasi pasar pada sektor AI dan chip.

Menurut Manulife Investment Management, Samsung Electronics dan SK Hynix kini menyumbang lebih dari 42 persen bobot indeks Kospi.

Sentimen positif pasar Asia turut dipengaruhi harapan bahwa pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping dapat membantu meredakan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Investor juga berharap kedua negara dapat melonggarkan pembatasan ekspor teknologi, khususnya pada sektor chip dan kecerdasan buatan.

Trump tiba di Beijing pada Rabu untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan Xi Jinping.

Dalam kunjungan tersebut, Trump turut didampingi sejumlah petinggi perusahaan besar Amerika Serikat, termasuk Elon Musk dan Jensen Huang.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya