Berita

Gas Elpiji 12 kg. (Foto: Pantura7.com/Istimewa)

Nusantara

BGN Apresiasi Pertamina Patra Niaga Gercep Atasi Kelangkaan Elpiji 12 Kg

JUMAT, 15 MEI 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram (kg) yang sempat mengganggu operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mendapatkan solusi.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan PT Pertamina (Persero) guna memastikan kebutuhan gas untuk operasional dapur MBG segera terpenuhi.

"Alhamdulillah, setelah saya lapor ke Grup BOC-BOD Pertamina Holding, Pak Dirut SHD langsung turun tangan. SPPG yang kehabisan gas untuk segera membeli ke pangkalan," kata Nanik kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.


Ia menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pertamina dalam menangani persoalan distribusi gas di wilayah terdampak. Menurut dia, sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar layanan MBG tetap berjalan dan kebutuhan gizi masyarakat tidak terganggu.

"Kami berterima kasih karena responsnya sangat cepat. Yang terpenting sekarang kebutuhan operasional dapur SPPG bisa segera terpenuhi sehingga pelayanan MBG kepada masyarakat tetap berjalan," ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Direktur Utama Sub Holding Downstream (SHD) PT Pertamina (Persero), Mars Ega Legowo Putra, memastikan distribusi gas elpiji untuk SPPG di NTT langsung diprioritaskan.

"Hari ini kami prioritaskan ke SPPG. Tadi sudah kontak PIC di NTT, 220 tabung hari ini dikirim ke wilayah Kefamenanu dan Belu, serta 200 tabung untuk SPPG di Kota Kupang dan kabupaten," ujar Ega.

Dia memastikan, distribusi juga terus diupayakan untuk wilayah lain seperti Sumba dan Manggarai agar seluruh layanan MBG dapat kembali berjalan normal. Pertamina, kata Ega, akan terus mengawal ketersediaan pasokan elpiji di wilayah terdampak agar operasional dapur MBG tidak terganggu.

"Kami akan terus mengupayakan ketersediaan gas agar MBG tetap berjalan normal," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah SPPG di wilayah NTT dan NTB dilaporkan sempat menghentikan operasional sementara akibat sulitnya memperoleh elpiji 12 kilogram. Kondisi tersebut berdampak pada layanan penyediaan makanan dalam Program MBG di beberapa daerah.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya