Berita

Propam Polda Papua Barat Daya. (Foto: RMOLPapua/Istimewa)

Presisi

Dua Perwira Polri Diduga Terlibat Kasus Mafia BBM Subsidi di Sorong

JUMAT, 15 MEI 2026 | 02:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Propam Polda Papua Barat Daya memeriksa dua oknum perwira Polri yang diduga terlibat kasus mafia BBM subsidi di Kota Sorong.

Pemeriksaan kedua oknum tersebut terbongkar setelah Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya menangkap Akbar, sopir mobil tangki yang diduga memuat BBM subsidi di gudang PT. Salawati Motor di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kabid Propam Polda Papua Barat AKBP Mathias Yosia Krey menyatakan pihaknya telah membentuk tim untuk memeriksa sejumlah oknum anggota polisi yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.


"Kita sudah periksa dua Pama (perwira pertama), sementara bintara diperiksa oleh tim Itwasda Polda Papua Barat Daya. Kedua oknum (Pama) diperiksa terkait dugaan aliran dana dari Deisy Budi Kasih,” ujar Mathias dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Kamis malam, 14 Mei 2026. 

Lanjut dia, Propam tengah melakukan pengembangan perkara, serta akan memanggil pihak lain untuk mendalami kasus tersebut.

"Kita periksa dua Pama ini, mereka berdinas di Polda Papua Barat Daya dan Polres Sorong, (dan kemungkinan) masih berkembang lagi," jelas Mathias.

Ia juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Itwasda Polda Papua Barat Daya supaya sinkron.

“Itwasda Polda Papua Barat Daya justru telah memeriksa lima anggota polisi. Semoga proses ini bisa segera rampung agar dapat  menentukan langkah selanjutnya,” pungkas Mathias.  


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya