Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

IEA Peringatkan Gangguan Pasokan Minyak Global, Risiko Lonjakan Harga Kian Besar

KAMIS, 14 MEI 2026 | 12:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memperingatkan pasar minyak dunia tengah menghadapi tekanan serius akibat gangguan pasokan yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Dalam laporan terbarunya, IEA menyebut gangguan pasokan minyak global sejak Februari 2026 telah mencapai sekitar 12,8 juta barel per hari. Kondisi tersebut terutama dipicu terganggunya distribusi minyak dari kawasan Teluk, termasuk pembatasan lalu lintas tanker di Selat Hormuz. 

IEA menilai situasi ini menjadi salah satu guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.


Dalam laporan resminya, IEA menyatakan bahwa pembatasan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz masih terus berlangsung. Akibat kondisi tersebut, akumulasi kehilangan pasokan dari negara-negara produsen minyak di kawasan Teluk kini telah melampaui 1 miliar barel.

IEA juga mencatat lebih dari 14 juta barel minyak per hari saat ini tidak dapat diproduksi atau disalurkan ke pasar global. Situasi ini disebut sebagai guncangan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya (unprecedented supply shock), karena besarnya volume minyak yang terdampak dalam waktu bersamaan.

IEA juga memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global sebesar 420 ribu barel per hari pada tahun ini akibat perlambatan ekonomi dunia dan tingginya harga energi. 

Meski permintaan diperkirakan melemah, lembaga tersebut menilai penurunan konsumsi belum cukup untuk mengimbangi besarnya gangguan pasokan yang terjadi saat ini.

Selain itu, IEA mencatat stok minyak global terus mengalami penyusutan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Kondisi ini dinilai dapat memicu volatilitas harga minyak dunia dalam beberapa bulan ke depan.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi global yang selama ini dilalui sekitar seperlima distribusi minyak dunia. Gangguan di kawasan tersebut membuat pasar semakin khawatir terhadap stabilitas pasokan energi internasional.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya