Berita

Panitia Nasional PMB PTKIN 2026 (Foto: Kemenag)

Nusantara

PTKIN Mendunia: UIN Jakarta dan Jogja Masuk Top Kampus Terbaik 2026

KAMIS, 14 MEI 2026 | 11:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus menunjukkan transformasi besar sebagai kampus modern yang tidak hanya menekankan penguatan spiritualitas, tetapi juga kompetensi global, riset, dan inovasi.

Sekretaris Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Wasilah Sahabuddin, ST., MT., mengatakan PTKIN kini hadir sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan keislaman.

Menurutnya, berbagai program strategis telah dikembangkan untuk memperkuat daya saing mahasiswa di tingkat internasional. Salah satunya melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), hasil kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP, yang membuka peluang studi magister dan doktor di kampus-kampus terbaik dunia.


Selain itu, sejumlah PTKIN juga telah menjalankan program double degree dan student exchange dengan universitas di Inggris, Jerman, hingga Australia. Transformasi digital juga diperkuat melalui konsep smart campus berbasis Learning Management System (LMS), perpustakaan digital, hingga laboratorium sains modern.

“PTKIN bukan lagi alternatif, melainkan destinasi utama. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tapi manusia yang punya jangkar moral di tengah badai disrupsi global,” ujar Wasilah, dalam keterangan yang dikutip redaksi, Kamis 14 Mei 2026.

Capaian PTKIN juga mulai mendapat pengakuan dunia.  Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Theology, Divinity, and Religious Studies, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menempati peringkat 29 dunia, disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di posisi 37, serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di peringkat 130 dunia.

Tak hanya itu, sejumlah PTKIN juga masuk jajaran kampus terbaik nasional versi Webometrics dan UniRank 2026. Bahkan, UIN Sunan Gunung Djati Bandung disebut konsisten menjadi salah satu PTKIN dengan dampak web dan publikasi riset terbaik di lingkungan Kementerian Agama.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Kerja Penjaminan Mutu Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Zulfahmi Alwi, M.Ag, Ph.D., menilai PTKIN memiliki distingsi yang membuatnya berbeda dibanding perguruan tinggi umum.

Menurutnya, PTKIN mengembangkan paradigma integrasi keilmuan yang memadukan sains modern dengan nilai-nilai agama. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori akademik, tetapi juga diajak memahami dimensi etik dan spiritual dari ilmu yang dipelajari.

“PTKIN bukan sekadar kampus agama. Ini adalah ekosistem pendidikan yang mengawinkan intelektualitas modern dengan spiritualitas,” kata Zulfahmi.

Ia menjelaskan, salah satu ciri khas PTKIN adalah keberadaan Ma’had Al-Jamiah atau asrama mahasiswa tahun pertama yang menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan bahasa asing, hingga kajian keislaman.

Selain itu, lulusan PTKIN dinilai memiliki peluang karier yang luas, mulai dari sektor pemerintahan, pendidikan, hingga industri keuangan syariah yang terus berkembang.

Zulfahmi juga menyoroti keunggulan moral lulusan PTKIN di tengah tren global menuju green economy dan ethical finance. Menurutnya, dunia kerja kini membutuhkan profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki standar etika dan kepedulian sosial yang kuat.

“Di masa depan, perusahaan tidak hanya mencari orang pintar, tetapi juga sosok yang punya integritas dan perspektif keberlanjutan. Itu yang menjadi kekuatan lulusan PTKIN,” ujarnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya