Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Uang Rp10,2 Triliun Bisa Dipakai Prabowo Renovasi 5.000 Puskesmas

KAMIS, 14 MEI 2026 | 08:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Uang hasil sitaan negara senilai Rp10,2 triliun yang dikumpulkan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bisa dimanfaatkan pemerintah memperbaiki ribuan puskesmas.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah acara di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 12 Mei 2026. 

Prabowo mengungkapkan kondisi riil fasilitas kesehatan di lapangan berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, yang menunjukkan masih banyak puskesmas yang belum tersentuh renovasi selama puluhan tahun. 


“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menkes. Pak, kita punya 10.000 puskesmas sejak zaman Pak Harto, 30 tahun, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.

Untuk itu dibutuhkan upaya percepatan pembenahan menyeluruh. Prabowo menyebut perbaikan 10.000 puskesmas membutuhkan biaya Rp20 triliun, maka dengan uang sitaan Rp10,2 triliun yang mampu merenovasi hingga 5.000 puskesmas.

“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas,” kata Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo menekankan pentingnya transparansi dan dampak nyata dari setiap rupiah uang negara yang berhasil diamankan. 

Menurutnya, keberhasilan fiskal dan penegakan hukum harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

“Rakyat kita harus lihat, ini lho uang hari ini Rp10 triliun,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya