Berita

Demo penolakan Pergub JKA di Kantor Gubernur Aceh yang diwarnai penyemprotan water cannon oleh aparat kepolisian, Rabu, 13 Mei 2026. (Foto: RMOLAceh/Helena Sari)

Nusantara

Demo Tolak JKA Jilid Tiga di Aceh Berakhir Ricuh

KAMIS, 14 MEI 2026 | 06:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Massa dari Aliansi Rakyat Aceh (ARA) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid tiga di Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 13 Mei 2026.

Demo itu menuntut pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). 

Massa mulai berdatangan menjelang sore hari meski hujan deras mengguyur kawasan Kantor Gubernur Aceh. Demonstran tetap bertahan dan sempat berupaya memasuki area kantor gubernur untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. 


Ketegangan terjadi di pintu masuk kantor gubernur saat massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga. Situasi semakin memanas sekitar pukul 16.25 WIB ketika satu unit mobil water cannon disiagakan menghadap massa.

Aparat kepolisian kemudian menyemprotkan air sebanyak dua kali setelah demonstran berupaya memaksa masuk ke halaman gedung Kantor Gubernur Aceh. Semprotan tersebut membuat massa berhamburan ke sisi kanan gedung guna menghindari air bertekanan tinggi.

Meski demikian, massa terus mendesak barikade aparat hingga sejumlah personel kepolisian terlihat mundur dari area pintu masuk. Aparat selanjutnya membentuk barikade baru di halaman kantor gubernur untuk mengantisipasi massa kembali mendekati pintu utama.

Hingga sore hari, aksi demonstrasi masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Aksi tersebut berlangsung tanpa orasi, hanya diwarnai teriakan-teriakan penolakan serta upaya massa untuk masuk ke dalam area kantor guna menyampaikan aspirasi.

Aksi jilid tiga ini merupakan kelanjutan dari penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA yang dinilai oleh massa perlu dicabut oleh Pemerintah Aceh.


Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya