Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pamer Gaji Hakim RI lebih Tinggi dari Malaysia dan Singapura

RABU, 13 MEI 2026 | 18:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto membanggakan lonjakan kesejahteraan hakim Indonesia yang kini disebut melampaui negara-negara tetangga seperti Malaysia hingga Singapura. 

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan uang hasil sitaan negara senilai Rp10,2 triliun oleh Satgas PKH di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Di hadapan jajaran penegak hukum, Prabowo mengaku memperoleh kepuasan tersendiri usai menerima laporan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto, mengenai pertemuan para Ketua MA se-ASEAN. 


Dalam forum tersebut, menurut Prabowo, Indonesia mendapat sorotan karena untuk pertama kalinya gaji hakim nasional berada di atas Malaysia.

“Ketua MA ketemu saya dan beliau sampaikan ke saya beliau habis rapat ketua-ketua MA se-ASEAN, kemudian, ketua MA Malaysia sampaikan ke ketua MA Indonesia, disampaikan yang mulia. Saya salut sama indonesia pertama kali gaji hakim indonesia diatas gaji hakim malaysia,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan, bahkan pada level paling bawah sekalipun, penghasilan hakim Indonesia kini jauh lebih tinggi. 

“Gaji hakim paling junior indonesia, ceritanya ya yang paling junior sudah hampir dua kali gaji hakim paling junior malaysia," ungkapnya.

Kepala Negara turut mengungkap pesan lanjutan dari Ketua MA, bahwa pimpinan Mahkamah Agung Singapura juga menyampaikan selamat karena penghasilan Ketua MA Indonesia kini berada di atas koleganya di negeri tersebut.

“Pak, ketua MA Singapore juga sampaikan ke saya selamat yang mulia, penghasilan anda sekarang penghasilannya ketua MA Indonesia sudah di atas penghasilannya ketua MA Singapore disampaikan. Dalam hati oke juga kita nih ya,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, peningkatan drastis kesejahteraan hakim merupakan langkah fundamental untuk memperkuat benteng peradilan dari praktik korupsi dan suap.

“Karena saya percaya dan yakin masalah korupsi, masalah ketidakadilan itu harus diselesaikan di yudikatif, karena itu hakim-hakim kita harus kita hormati, harus dipilih dengan baik dan harus dikasih penghasilan yang cukup supaya hakim-hakim kita tidak bisa disogok,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya