Berita

Pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: Dok. Kementerian PU)

Politik

Selesai di 2027, Underpass Bitung Diyakini Perlancar Arus Logistik

RABU, 13 MEI 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengakselerasi pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengatasi kemacetan di jalur Pantura Serang-Tangerang. 

Proyek ini dilaporkan telah mencapai progres fisik sebesar 27,32 persen pada Selasa 12 Mei 2026.

Pembangunan infrastruktur ini bertujuan memperlancar arus logistik menuju kawasan industri serta mendukung mobilitas masyarakat di simpul kepadatan Bitung. 


Penanganan ini difokuskan pada titik pertemuan arus dari arah Serang, Jakarta, dan Curug yang kerap mengalami bottleneck.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pembangunan terowongan ini merupakan solusi jangka panjang untuk keselamatan dan kelancaran transportasi di wilayah strategis tersebut.

"Diharapkan juga dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat yang melewati jalan nasional," kata Dody dalam keterangan tertulis, Rabu 13 Mei 2026.

Konstruksi Underpass Bitung memiliki panjang 350 meter yang terletak pada Jalan Pantura STA 0+125 hingga STA 0+475. Proyek ini menggunakan desain single cell dua lajur untuk mengalirkan kendaraan satu arah dari Tangerang menuju Serang.

Perubahan desain dari double cell menjadi single cell dilakukan demi melindungi utilitas pipa PT Pertamina Gas (Pertagas) di lokasi tersebut. 

Selain terowongan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten juga melakukan pelebaran jalan pada tiga segmen berbeda di sekitar akses Tol Bitung.

Kebutuhan lahan untuk proyek ini mencapai 11.257 meter persegi, dengan luas 9.094 meter persegi yang sudah dibebaskan. 

Sisanya merupakan lahan milik PT Pertamina Gas seluas 2.163 meter persegi yang statusnya telah mengantongi izin prinsip untuk pengerjaan.

Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian pembangunan Underpass Bitung rampung sepenuhnya pada tahun 2027.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya