Berita

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin . (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Dirut KAI Bungkam soal Investigasi Kecelakaan KA di Bekasi Timur

RABU, 13 MEI 2026 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, memilih bungkam saat dicecar wartawan terkait hasil investigasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur maupun insiden perkeretaapian di Kediri.

Padahal isu tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi V DPR bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, serta Kepala BNPP/Basarnas pada Rabu 13 Mei 2026.

Rapat tersebut sedianya membahas penjelasan pemerintah atas kecelakaan kereta api di Bekasi Timur dan sejumlah kecelakaan perkeretaapian lainnya di Indonesia.


Namun usai rapat yang ditunda, Bobby menolak memberikan penjelasan kepada wartawan.

Bobby yang menggunakan masker wajah, terlihat berjalan terburu-buru. 

“Pak Menteri kan sudah ada statement-nya kan,” kata Bobby kepada wartawan di Gedung DPR.

Saat kembali ditanya mengenai posisi dan tanggapan internal KAI sebagai operator, Bobby memilih menghindar.

“Ya Pak Menteri kan. Kami kan operator. Itu Pak Menteri juga ya,” ujarnya sambil berlalu.

Sikap bungkam Bobby menjadi sorotan lantaran publik masih menunggu penjelasan terkait hasil investigasi kecelakaan, evaluasi sistem keselamatan, hingga langkah konkret penanganan perlintasan ilegal yang terus menelan korban jiwa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya