Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara penyerahan uang hasil sitaan negara di Kejagung, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Sitaan Rp10,2 Triliun ke Kas Negara

RABU, 13 MEI 2026 | 14:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menghadiri prosesi penyerahan uang hasil sitaan negara senilai Rp10.270.051.886.464 di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026. 

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, Presiden tiba sekitar pukul 13.50 WIB dengan mengenakan baju safari krem dipadukan peci hitam. 

Kehadiran kepala negara langsung disambut jajaran pejabat tinggi, yang kemudian disapa dan disalami satu per satu oleh Prabowo.


Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Agus Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta pejabat tinggi negara lainnya.

Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa.

Kepala Negara bersama sejumlah pejabat kemudian naik ke panggung untuk menggelar prosesi penyerahan simbolis aset sitaan negara.

Dalam seremoni tersebut, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyerahkan secara simbolis dana hasil sitaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sebesar Rp10,2 triliun kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. 

Nilai fantastis itu terdiri dari denda administratif sebesar Rp3.423.742.672.359 serta penerimaan pajak PBB dan non-PBB senilai Rp6.846.309.214.105.

Tak hanya dana, penyerahan juga mencakup lahan sitaan seluas 2,3 juta hektare. 

Aset strategis tersebut diserahkan Jaksa Agung kepada Menteri Keuangan, lalu diteruskan kepada Bos Danantara Rosan Roeslani, sebelum akhirnya diserahkan kepada Dirut Agrinas Palma Nusantara Mohammad Abdul Ghani untuk pengelolaan lanjutan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya