Pemuda Katolik selenggarakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 yang digelar pada 14-17 Mei 2026 (Foto: Istimewa)
Pemuda Katolik menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, hingga green economy.
Komitmen itu akan diperkuat melalui Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 yang digelar pada 14-17 Mei 2026 di Hotel Grand Safran, Pangkalpinang, dengan Komisariat Daerah Pemuda Katolik Bangka Belitung sebagai tuan rumah.
Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, mengatakan kader organisasi harus mampu membaca peluang pembangunan di daerah masing-masing dan mengambil peran strategis dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Daerah memiliki potensi besar untuk tumbuh melalui sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, hingga investasi hijau. Pemuda Katolik harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Gusma dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurutnya, KKL I menjadi langkah awal untuk mendorong keterlibatan kader dalam mempromosikan potensi ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata lokal, serta mengembangkan inovasi berbasis green economy.
Selain itu, kader juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai program strategis pemerintah, termasuk pengembangan ekonomi masyarakat di daerah.
Kegiatan bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan” itu akan diikuti ratusan kader Pemuda Katolik dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi dan penyusunan makalah sesuai silabus pelatihan.
Secara teknis, pelatihan menggunakan metode andragogi atau pembelajaran orang dewasa melalui diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pemetaan sosial-politik, roleplay, hingga penyusunan rencana tindak lanjut.
Ketua Komda Pemuda Katolik Bangka Belitung, Bernadus Reco, menilai Bangka Belitung memiliki potensi besar di sektor wisata pantai, desa wisata, kuliner lokal, ekonomi kreatif, hingga ekowisata.
“Bangka Belitung punya kekuatan besar melalui wisata pantai, desa wisata, kuliner lokal, ekonomi kreatif, UMKM hingga pengembangan ekowisata. Kami berharap peserta dapat melihat langsung potensi tersebut dan membawa gagasan baru bagi daerah masing-masing,” kata Bernadus.
Kegiatan ini juga akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai pembicara, di antaranya Mgr. Adrianus Sunarko OFM, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani, Ketua Komisi XI DPR RI Bambang Patijaya, Irjen Viktor Theodorus Sihombing, hingga Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng.