Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

RABU, 13 MEI 2026 | 09:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Rabu pagi, 13 Mei 2026. Pada pembukaan, indeks tercatat turun tajam 94,95 poin atau setara 1,38 persen ke level 6.763.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.30 WIB, pelemahan IHSG bahkan terus melemah 1,59 persen ke posisi 6.749.

Aktivitas transaksi pasar terpantau cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 12 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,1 triliun. Sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 444.427 kali.


Sebanyak 341 saham tercatat anjlok, sementara 215 saham lainnya melemah. Adapun 157 saham terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan.

Di sisi lain, investor asing masih membukukan aksi jual bersih atau net sell dalam jumlah besar. Sejak awal tahun (year to date/ytd), net sell asing tercatat mencapai Rp49,28 triliun usai pelaksanaan rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Sebagai informasi, MSCI merupakan penyedia indeks saham global yang menjadi acuan banyak manajer investasi dan dana asing dunia. Dalam setiap periode peninjauan atau rebalancing, MSCI dapat menaikkan, menurunkan, maupun menghapus bobot saham suatu negara atau emiten dari indeksnya.

Dalam evaluasi Mei 2026, MSCI resmi menghapus enam saham berkapitalisasi besar (large-cap) asal Indonesia dari daftar MSCI Global Standard Index. 

Enam saham yang dikeluarkan mayoritas berasal dari sektor energi, mineral, dan hilirisasi di antaranya PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Tidak hanya pada kategori large-cap, penghapusan juga terjadi di segmen small-cap. Sejumlah emiten agribisnis besar seperti Astra Agro Lestari (AALI), Dharma Satya Nusantara (DSNG), dan Triputra Agro Persada (TAPG) turut keluar dari radar indeks MSCI.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya