Berita

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Fox News)

Dunia

Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China untuk Hadapi Iran

RABU, 13 MEI 2026 | 08:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tidak membutuhkan bantuan China untuk mengakhiri konflik dengan Iran.
Berbicara menjelang pertemuan penting dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, Trump mengatakan AS mampu memenangkan konflik dengan Iran, baik melalui jalur damai maupun cara lain.

“Saya rasa kita tidak butuh bantuan apa pun dengan Iran. Kita akan memenangkannya dengan cara apa pun, secara damai atau sebaliknya,” kata Trump kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Rabu 13 Mei 2026.

Pernyataan itu muncul saat situasi di Timur Tengah masih memanas. Meski gencatan senjata rapuh telah berjalan lebih dari sebulan, belum ada kemajuan berarti menuju kesepakatan damai permanen antara Washington dan Teheran.

Pernyataan itu muncul saat situasi di Timur Tengah masih memanas. Meski gencatan senjata rapuh telah berjalan lebih dari sebulan, belum ada kemajuan berarti menuju kesepakatan damai permanen antara Washington dan Teheran.

Di sisi lain, Iran dilaporkan semakin memperkuat pengaruhnya di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Menurut sumber Reuters, Teheran mulai menjalin kesepakatan dengan Irak dan Pakistan untuk pengiriman minyak serta gas alam cair dari kawasan tersebut. Sejumlah negara lain juga disebut sedang mempertimbangkan kerja sama serupa. Langkah itu dinilai dapat memperkuat kontrol Iran atas Selat Hormuz dalam jangka panjang.

Pemerintah AS mengatakan pejabat senior Amerika dan China sebelumnya telah sepakat bahwa tidak boleh ada negara yang memungut biaya tol atas lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Kesepakatan itu disebut sebagai upaya menjaga jalur perdagangan energi dunia tetap terbuka.

China sendiri tetap menjadi pembeli utama minyak Iran dan masih menjaga hubungan dekat dengan Teheran. Dalam pertemuan dengan Xi pekan ini, Trump diperkirakan akan menekan China agar membantu membujuk Iran mencapai kesepakatan dengan Washington guna mengakhiri konflik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya