Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Tertekan Jelang Pertemuan Trump-Xi

RABU, 13 MEI 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026, setelah investor mencermati kenaikan inflasi Amerika Serikat serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan menjadi yang paling tertekan dengan penurunan sekitar 2,15 persen, sementara indeks saham kecil Kosdaq turun 0,74 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah sekitar 0,52 persen, sedangkan indeks Topix justru masih mampu naik 0,28 persen. Bursa Australia juga ikut turun, dengan indeks ASX 200 melemah sekitar 0,56 persen.


Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.264, lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di 26.347,91. Di China daratan, indeks Shanghai Composite turun tipis sekitar 0,13 persen.

Tekanan di pasar dipicu kekhawatiran bahwa konflik Timur Tengah dapat kembali memanas dan mendorong harga energi tetap tinggi. Trump mengatakan gencatan senjata antara AS dan Iran yang sudah berlangsung sebulan berada dalam kondisi “sangat lemah” setelah Washington menolak proposal balasan dari Teheran.

Pernyataan itu diperkuat Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang menyebut Trump tidak memerlukan persetujuan Kongres untuk melanjutkan serangan terhadap Iran. Situasi ini membuat investor khawatir terhadap stabilitas kawasan dan dampaknya terhadap inflasi global.

Selain isu geopolitik, investor Asia juga menantikan hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Pasar berharap kedua negara dapat membahas hubungan dagang yang selama ini menjadi perhatian utama investor global.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya