Berita

Kayu manis. (Foto: ANTARA)

Bisnis

Ekspor Kayu Manis Jambi Makin Moncer Berkat IPC TPK

RABU, 13 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41 persen produksi dunia, dengan tujuan utama ekspor meliputi Amerika Serikat, Belanda, Brasil, dan negara-negara Asia. Komoditas unggulan tersebut, termasuk paling banyak di provinsi Jambi.

IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mendukung kelancaran ekspor kayu manis sebagai komoditas unggulan daerah melalui optimalisasi layanan di Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku. 

Upaya ini sejalan dengan kerja sama strategis antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Jambi dan Cassia Co-Op dalam mendorong ekspor kayu manis asal Kerinci ke pasar global.


Melalui kolaborasi ini, ekspor kayu manis menggunakan petikemas ditargetkan mencapai 1.500 ton sepanjang tahun 2026, dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia. Indonesia merupakan salah satu produsen utama kayu manis dunia dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap pasokan global. 

Sementara wilayah Kerinci di Provinsi Jambi menjadi salah satu sentra utama yang menyumbang sebagian besar produksi nasional dan dikenal sebagai penghasil kayu manis berkualitas ekspor.

Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyampaikan bahwa kesiapan operasional terminal menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus ekspor.

“Sebagai operator terminal, kami memastikan kesiapan layanan logistik agar tetap efisien dan terintegrasi sehingga distribusi dapat berlangsung lebih lancar dan tepat waktu. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga daya saing komoditas unggulan daerah di pasar global,” ujar Wedhar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026

Ia menambahkan, bahwa Jambi memiliki beragam potensi komoditas unggulan yang memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar internasional seperti kopi, karet, pinang, dan lainnya. 

Kehadiran pelabuhan dan sistem logistik yang andal diharapkan dapat menjadi penghubung bagi produk-produk lokal agar semakin dikenal di pasar dunia.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperlancar distribusi, tetapi juga memperluas akses pasar internasional bagi komoditas lokal serta meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani di daerah. Dengan dukungan sistem logistik yang efisien, kayu manis Kerinci diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok rempah dunia,” pungkasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya