Berita

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

SELASA, 12 MEI 2026 | 22:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi turun gunung mengusut borok di internal kepolisian.

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, kini dibidik atas dugaan keterlibatan dengan bandar narkoba kelas kakap, Ishak.

Keterlibatan perwira pertama Polri ini bukan sekadar desas-desus. Jenderal bintang satu di Mabes Polri mengonfirmasi adanya temuan baru yang mengarah pada peran aktif Deky dalam bisnis haram tersebut.


"Kami mendapatkan fakta baru terkait keterlibatan AKP Deky Jonathan Sasiang," tegas Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Tak main-main, Deky diduga kuat ikut mengatur operasional bisnis narkotika yang dijalankan oleh sindikat Ishak. Mengingat seriusnya keterlibatan oknum aparat ini, Bareskrim memutuskan untuk menarik kasus tersebut dari daerah ke pusat.

"Penanganan kasus sindikat bandar narkoba Ishak dkk saat ini diambil alih oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri," kata Eko.

Saat ini, nasib AKP Deky sedang di ujung tanduk. Ia tengah menjalani Penempatan Khusus (Patsus) sembari dikuliti oleh Bid Propam Polda Kalimantan Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ishak sendiri merupakan pimpinan sindikat narkoba yang ditangkap Polsek Melak di sebuah rumah kontrakan di Jalan KH Dewantara, Melak Ulu, Kutai Barat, 11 Februari 2026 lalu.

Saat penangkapan, polisi menyita 233,68 gram sabu dan puluhan paket siap edar, uang tunai lebih dari Rp54 juta, 8 timbangan digital, buku catatan penjualan, alat isap, hingga barang gadai seperti senapan angin dan sertifikat tanah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya