Berita

Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Indri Wahyuni. (Foto: YouTube MPR RI)

Politik

Klarifikasi MPR Dibanjiri Hujatan ke Indri Wahyuni Si Paling Artikulasi

SELASA, 12 MEI 2026 | 21:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Klarifikasi dan permohonan maaf Sekretariat Jenderal MPR RI terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat banjir hujatan.

Unggahan permintaan maaf di akun Instagram resmi @mprgoid tersebut justru diserbu puluhan ribu komentar pedas dari warganet.

"Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dalam penyelenggaraan LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat," tulis pernyataan resmi MPR RI, Selasa, 12 Mei 2026.


Publik nampaknya masih meradang melihat potongan video viral saat dewan juri memberikan nilai minus kepada siswa SMAN 1 Pontianak yang menjawab benar, namun memberikan poin kepada tim lain dengan jawaban yang identik.

Alasan juri yang berlindung di balik kata "artikulasi" dianggap sebagai bentuk arogansi dan ketidakadilan.

Pantauan redaksi di kolom komentar, mayoritas warganet menyoroti pernyataan pembawa acara atau MC lomba, Shindy Lutfiana dan juri yang juga menjabat Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni.

Saat lomba fase final berlangsung, Indri bersikukuh bahwa "artikulasi itu penting" untuk menganulir jawaban yang secara substansi sudah tepat. Sementara pembawa acara Shindy Lutfiana disorot karena merespons protes siswi SMAN 1 Pontianak dengan kalimat 'mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja'. 

Istilah "artikulasi" pun kini menjadi bahan olok-olok warganet kepada Indri Wahyuni karena dinilai telah mencederai sportivitas.

"Artikulasi= Arti Kekuatan Uang dan Relasi," tulis akun sungkai_yama satire.

"Jurinya suruh klarifikasi langsung woi, pakai artikulasi yang jelas!!!" balas akun arieeesnt_

Kritik tajam juga datang dari akun bukan_pendongeng, yang menilai alasan juri sangat tidak masuk akal mengingat suara siswa terdengar jelas melalui pengeras suara.

"Permintaan maaf kayak gini doang? Harusnya dewan juri dan MC dimunculkan, permintaan maaf secara langsung lewat video dan langsung ke peserta yang bersangkutan!" tulis akun ranggajol1st.

Bahkan beberapa warganet langsung menyebut nama juri LCC Empat Pilar MPR RI untuk menyampaikan klarifikasi.

"Indri Wahyuni ditunggu klarifikasi dan pengunduran dirinya," balas akun lalalalvienroseee.

Warganet mendesak agar MPR tidak hanya sekadar meminta maaf lewat media sosial, tetapi juga melakukan evaluasi total terhadap kompetensi dewan juri yang ditugaskan.

"Minta maaf saja tidak cukup. Mental siswa yang dijatuhkan di atas panggung gara-gara alasan artikulasi itu gimana tanggung jawabnya? Juri yang arogan seperti itu jangan dipakai lagi di ajang nasional!" tegas akun @rakat_indonesia.

Hingga berita ini dibuat, unggahan permintaan maaf MPR RI telah dibanjiri komentar hingga lebih dari 20 ribu akun.

Pembawa acara LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Shindy Lutfiana telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial kepada siswa SMAN 1 Pontianak dan publik. Sementara itu, belum ada klarifikasi maupun permintaan maaf dari dewan juri.

"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu 'mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja' yang seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut," ujar Shindy dikutip dari akun Instagramnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya