Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Mantan Presiden SBY (Foto: Partai Demokrat)

Bisnis

SBY Nilai Situasi Ekonomi Kurang Menggembirakan, Tapi Masih Bisa Diatasi

SELASA, 12 MEI 2026 | 19:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencermati perkembangan pasar modal dan pasar uang nasional yang dinilainya tengah berada dalam fase kurang menggembirakan.

“Saya, sambil melukis di Magelang, mengikuti perkembangan dan dinamika pasar. Baik pasar modal maupun pasar uang. Memang, kurang menggembirakan,” tulis SBY melalui cuitannya di platform X pada Selasa, 12 Mei 2026.

Presiden dua periode itu menyebut kondisi yang sedang terjadi memang patut dicermati serius. 


Namun demikian, menurutnya tekanan ekonomi yang lebih berat masih sangat mungkin dicegah apabila langkah-langkah tepat segera diambil oleh seluruh elemen strategis bangsa.

“Tetapi, saya berpendapat, tekanan ekonomi yang lebih berat masih dapat dicegah. Tentu something must be done. Kita masih memiliki ‘political & economic resources’. Opsi & solusi masih tersedia,” kata dia.

SBY juga menekankan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, ekonom, dan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas nasional tetap terjaga.

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah, dunia usaha, para ekonom dan seluruh pemangku kepentingan ‘must be on board’. In crucial things unity. Mutual trust mesti dibangun bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, SBY mengajak masyarakat untuk tetap memberikan ruang, kesempatan, dan dukungan kepada pemerintahan saat ini dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada. 

“Mari kita berikan kesempatan dan dukungan kepada pemerintah. Insya Allah Indonesia Bisa,” pungkas SBY.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya