Berita

Juri ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. (Foto: Tangkapan Layar)

Politik

Juri LCC Gambaran Pejabat yang Tak Mau Dengar Kritik dan Akui Kesalahan

SELASA, 12 MEI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nama Indri Wahyuni dan Dyastasita Widya Budi mendadak menjadi sorotan publik usai polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Keduanya ramai diperbincangkan di media sosial setelah video perlombaan viral dan memicu perdebatan warganet terkait penilaian dewan juri terhadap jawaban peserta.

Polemik bermula ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes penilaian juri dalam sesi pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Peserta menilai jawaban yang mereka berikan memiliki substansi sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinyatakan benar.


Dalam tayangan yang beredar luas di media sosial, Indri Wahyuni memberikan penjelasan bahwa dewan juri melakukan penilaian berdasarkan jawaban yang terdengar jelas saat peserta menjawab pertanyaan. Pernyataan tersebut kemudian memicu berbagai reaksi dari warganet.

“Dari cerdas cermat ini kita bisa lihat jadi pejabat nggak perlu pintar. Buktinya budeg aja bisa jadi kepala bagian pemerintahan,” tulis akun diwfby, Selasa, 12 Mei 2026.

Sorotan juga mengarah kepada Dyastasita Widya Budi atau Dyastasita WB yang bertugas sebagai dewan juri dalam perlombaan tersebut.

“Juri di acara itu gambaran pejabat yang salah tapi malah nyalahin orang lain karena punya kuasa. MC gambaran buzzer yang biasa mereka pakai, yang bagaimanapun salahnya pejabat tetap mereka dukung karena sudah terima uang,” tulis akun LimGoan50447.

Menanggapi polemik tersebut, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permintaan maaf kepada publik. MPR RI menyebut telah menonaktifkan dewan juri dan MC yang bertugas dalam kegiatan tersebut.

Dua juri yang bertugas dalam lomba itu diketahui adalah Dyastasita Widya Budi selaku Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI serta Indri Wahyuni yang menjabat Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI.

MPR RI juga menegaskan bahwa kegiatan pendidikan seperti LCC Empat Pilar harus menjunjung tinggi sportivitas, objektivitas, keadilan, serta semangat pembelajaran yang konstruktif.

Karena itu, MPR RI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, hingga tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan ke depan lebih transparan dan akuntabel.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya