Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah). (RMOL Faisal Aristama)

Politik

Puan Maharani Tanggapi Polemik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi

SELASA, 12 MEI 2026 | 11:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI merespons polemik pelarangan kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul Pesta Babi yang belakangan menjadi perbincangan publik.
?
?Puan Maharani mengatakan bahwa pihaknya mendengar judul maupun isi film tersebut dinilai sensitif, sehingga perlu diantisipasi dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat. Namun demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti isi film tersebut.
?
?“Kemudian, terkait dengan nobar yang sekarang sedang menjadi pembicaraan, memang yang saya dengar bahwa isi atau judul dari film tersebut tentu saja sensitif, dan apa isi filmnya itu saya juga tidak tahu. Namun, kami akan tindak lanjuti di DPR,” kata Puan dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
?

?
?Legislator PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa apabila film tersebut berpotensi memunculkan hal-hal sensitif yang dinilai tidak baik di masyarakat, maka perlu dilakukan langkah antisipasi secara tepat sesuai mekanisme yang berlaku.
?
?“Kalau memang itu kemudian membuat hal yang sensitif tersebut tidak baik di masyarakat, tentu saja harus diantisipasi dengan baik juga,” ujarnya.
?
?Lebih lanjut, Puan memastikan bahwa DPR akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui komisi terkait untuk meminta penjelasan lebih lanjut.
?
?“Namun harus ditindaklanjuti dengan baik, dan karenanya kami juga di DPR akan meminta komisi terkait untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut,” pungkasnya.
?
?Sebelumnya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita merupakan film dokumenter investigatif karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale. Film berdurasi 95 menit ini mengangkat isu konflik lahan yang dipicu oleh Proyek Strategis Nasional (PSN).
?
?Dengan latar di wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke, Boven Digoel, dan Mappi, dokumenter ini menyoroti kehidupan masyarakat adat dari suku Marind, Awyu, Yei, dan Muyu yang disebut kehilangan tanah dan ruang hidup akibat ekspansi proyek perkebunan tebu, sawit, serta program lumbung pangan (food estate) dan bioetanol berskala besar.
?
?Melalui visualnya, film ini menghadirkan narasi mengenai dugaan praktik “kolonialisme modern” di Papua. Selain itu, dokumenter ini juga menyoroti dugaan militerisasi dalam pengamanan proyek-proyek investasi di wilayah tersebut.
?
?Salah satu simbol perlawanan yang diangkat dalam film ini adalah pemasangan “salib merah” oleh masyarakat adat sebagai bentuk penolakan terhadap penguasaan lahan oleh perusahaan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya