Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Satu sekaligus eks Juru Bicara Koalisi Indonesia Maju (KIM), Solihin Pure (Kanan) saat bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (kiri) disela peresmian dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) di Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin, 11 Mei 2026. (Dok. Garda Satu)

Politik

Temui Kepala BGN, Sekjen Garda Satu Dorong Percepatan Dapur MBG di Wilayah 3T

SELASA, 12 MEI 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Gizi Nasional (BGN) harus memperhatikan pemerataan infrastruktur gizi, di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di seluruh Indonesia, khsusnya di wilayah Timur Indonesia dengan memperbanyak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itulah yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Satu sekaligus eks Juru Bicara Koalisi Indonesia Maju (KIM), Solihin Pure saat bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana di sela peresmian dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) di Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin, 11 Mei 2026.

"Masyarakat sangat berharap dapur MBG segera berdiri di daerah 3T dan wilayah aglomerasi terpencil, mulai dari Jawa Timur, NTB, NTT, hingga Maluku dan Papua," ujar Solihin Pure.


Selain menyampaikan aspirasi, alumni Magister Pertahanan Unhan RI juga memaparkan rencana kolaborasi strategis antara Garda Satu, investor, dan Krakatau Steel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. 

Dimana, aetelah proses pembangunan infrastruktur selesai, Garda Satu berkomitmen melaksanakan aksi sosial di tiga titik dapur 3T di wilayah tersebut.

“Insya Allah dalam bulan ini, Garda Satu akan mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian school kit atau paket perlengkapan sekolah bagi pelajar kurang mampu di Desa Limalas Barat, Warwanai, dan Kapadiri, Raja Ampat,” tambah Solihin. 

Menurut Solihin, Kepala BGN, Dadan Hindayana pun merespon baik informasi serta inisiatif aksi sosial yang digagas oleh Garda Satu.

"Sekarang yang sudah terdata 8.900 dapur, dan sudah terbangug 1.500 Dapur T3 dan akan melayani kurang lebih 3 juta penerima manfaat," kata Kepala BGN seperti disampaikan Solihin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya