Berita

Unggahan soal dugaan ekspolitasi anak di akun X @bnfi_id

Presisi

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Eksploitasi Anak Libatkan WNA Jepang di Blok M

SELASA, 12 MEI 2026 | 10:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Siber serta Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) tengah menyelidiki dugaan kasus eksploitasi anak di bawah umur yang diduga melibatkan seorang warga negara Jepang di kawasan Blok M.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa informasi yang beredar saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

“Isu yang beredar tentang adanya WNA terkait dengan anak-anak di bawah umur, ini masih didalami oleh Direktorat Siber dan Direktorat PPA dan PPO,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin 11 Mei 2026.


Meski belum merinci langkah penyelidikan yang telah dilakukan, Budi menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan, khususnya yang berkaitan dengan eksploitasi anak dan perempuan.

Ia juga menekankan bahwa kasus ini menjadi prioritas karena menyangkut perlindungan anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya.

Selain itu, masyarakat yang memiliki informasi terkait dugaan kasus tersebut diminta untuk segera melapor melalui layanan kepolisian 110 atau langsung kepada penyidik guna membantu proses penyelidikan.

Kasus ini mencuat setelah akun media sosial X @bnfi_id mengunggah dugaan adanya jaringan pedofilia yang melibatkan WNA Jepang di kawasan Blok M. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pelaku diduga menyasar remaja berusia 16–17 tahun dan menjadikan mereka sebagai objek eksploitasi seksual.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan fakta dan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya