Berita

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Juri Bukan Tuhan, Mentalitas Keputusan Tak Bisa Digugat Matikan Daya Kritis Siswa

SELASA, 12 MEI 2026 | 10:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

YouTuber sekaligus guru matematika, Jerome Polin ikut menyoroti polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang viral di media sosial.

Melalui unggahan di akun media sosialnya, Jerome mengaku geregetan melihat sikap juri yang dianggap seolah keputusan mereka tidak bisa diganggu gugat.

“Saya paling nggak suka mentalitas: juri pasti benar, keputusan nggak bisa diganggu gugat,” tulis Jerome, Selasa, 12 Mei 2026.


Menurutnya, juri tetap manusia yang bisa melakukan kesalahan, terlebih dalam lomba cerdas cermat yang jawabannya bersifat eksak dan bukan subjektif.

“Juri juga manusia bukan Tuhan, bisa salah kok. Apalagi ini di acara cerdas cermat yang soalnya eksak, jawabannya pasti, bukan subjektif,” lanjutnya.

Jerome menilai seorang pendidik harus mampu menurunkan ego dan berani mengakui kesalahan jika memang keliru.

Ia juga mengingatkan agar guru maupun juri tidak mematikan daya kritis siswa dengan mentalitas “guru pasti benar”. Menurutnya, sikap seperti itu justru membuat anak-anak takut mempertanyakan sesuatu yang sebenarnya keliru.

“Kalau ada murid yang ngajak debat soal benar atau salah nggak boleh pakai mentalitas guru pasti benar. Ini bakal matiin critical thinking dari anak-anak,” kata Jerome.

Ia kemudian mengaku sejak sekolah terbiasa memperjuangkan jawaban yang diyakini benar dan bersyukur memiliki guru yang terbuka terhadap perdebatan.

“Dulu waktu ujian kalau aku jawab benar tapi sama guru disalahin, aku bakal debat dan kasih bukti kenapa aku benar,” ungkapnya.

Jerome pun memberikan dukungan kepada para peserta yang berani menyampaikan keberatan atas keputusan juri.

“Untuk adik-adik yang udah berani speak up, kamu keren. Pokoknya harus berani fight untuk kebenaran,” tegasnya.

Sebelumnya, ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak menuai sorotan usai muncul polemik penilaian dewan juri pada babak perlombaan.

Perdebatan bermula ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak atau regu C2 menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jawaban tersebut dinilai kurang tepat oleh dewan juri.

Namun situasi berubah ketika peserta dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan substansi serupa dan justru dinyatakan benar.

Keputusan itu memicu keberatan dari regu C2. Salah satu peserta, Josepha Alexandra, secara sopan meminta dewan juri mempertimbangkan ulang penilaian yang diberikan.

Sikap Josepha yang berani dan kritis kemudian mendapat banyak pujian dari warganet di media sosial.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya