Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Restrukturisasi Utang Whoosh Belum Diumumkan, Purbaya Sebut Administrasi Lelet

SELASA, 12 MEI 2026 | 10:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui proses administrasi restrukturisasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh berjalan lambat meski keputusan akhir disebut sudah rampung sejak lebih dari sebulan lalu.

“Iya betul, administrasinya lelet. Tapi keputusannya sudah selesai,” kata Purbaya dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip Selasa 12 Mei 2026.

Menurut Purbaya, pembahasan restrukturisasi bersama Danantara sebenarnya sudah tuntas. Namun, proses administrasi masih dirapikan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


“Kita sama Danantara sudah clear, cuma dijaga jangan sampai nanti ada proses hukum yang kelewat sehingga kita repot,” tuturnya.

Dia bahkan menyebut lambannya proses tersebut bukan hanya berasal dari pihak Kementerian Keuangan.

“Bukan salah saya kan, Danantara juga lambat. Tapi enggak akan cepat, keputusannya sudah sebulan lebih tuh. Saya juga heran kenapa prosesnya lambat,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, Danantara masih mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Keuangan yang nantinya akan dibalas agar seluruh tahapan administrasi restrukturisasi bisa diproses secara benar.

Sebelumnya, Purbaya mengaku telah memberi kepastian kepada Menteri Keuangan China bahwa restrukturisasi proyek kereta cepat tersebut sudah diputuskan sehingga pihak China tidak perlu khawatir.

"Saya bilang ke Menteri Keuangan China sudah diputuskan tinggal diumumkan jadi pihak China nggak usah khawatir," kata Purbaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya