Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Melonjak Efek Pernyataan Trump soal Gencatan Senjata

SELASA, 12 MEI 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik hampir 3 persen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan upaya gencatan senjata dengan Iran berada dalam “kondisi kritis.” 

Dikutip dari Reuters, Selasa 12 Mei 2026, pada penutupan perdagangan Senin, harga minyak mentah Brent ditutup naik 2,88 persen ke level 104,21 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,78 persen menjadi 98,07 Dolar AS per barel. 

Selama perdagangan, Brent sempat menyentuh 105,99 Dolar AS per barel dan WTI mencapai 100,37 Dolar AS per barel.


Kenaikan harga ini terjadi setelah pasar sebelumnya sempat optimistis perang akan mereda. Pekan lalu, harga minyak turun sekitar 6 persen karena muncul harapan konflik yang telah berlangsung sekitar 10 minggu itu segera berakhir dan jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz kembali normal.

Namun situasi berubah setelah Trump menolak tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS. Ia menyebut respons Teheran sebagai “bodoh” dan “sama sekali tidak dapat diterima.”

Iran sebelumnya mengajukan sejumlah syarat untuk mengakhiri konflik, termasuk penghentian perang di semua front, pencabutan sanksi, jaminan tidak ada serangan lanjutan, hingga penghentian blokade laut oleh AS. Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan akibat perang serta meminta larangan penjualan minyak Iran dicabut.

Menurut Florence Schmit, analis energi dari Rabobank, arah situasi kini kembali berubah menjadi eskalasi konflik.

“Narasi berubah lagi dari de-eskalasi menjadi eskalasi hanya dalam beberapa hari dan pasar minyak meresponsnya,” kata Schmit.

Ketegangan ini membuat jalur penting ekspor minyak dunia di Selat Hormuz masih terganggu. Reuters melaporkan ada tiga kapal tanker minyak yang keluar dari selat tersebut dengan sistem pelacak dimatikan, menandakan tingginya risiko keamanan di kawasan itu.

Di sisi lain, Trump dijadwalkan bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan ini. Konflik Iran disebut akan menjadi salah satu topik utama pembahasan kedua pemimpin.

CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, mengatakan dunia telah kehilangan sekitar 1 miliar barel minyak dalam dua bulan terakhir akibat gangguan pasokan. Menurutnya, pasar energi membutuhkan waktu lama untuk kembali stabil meski pengiriman minyak nantinya kembali normal.

Produksi minyak negara-negara anggota Organization of the Petroleum Exporting Countries juga dilaporkan turun ke level terendah dalam lebih dari dua dekade pada April 2026. Penurunan terjadi karena terganggunya ekspor akibat konflik di Selat Hormuz. Survei menunjukkan produksi OPEC turun 830 ribu barel per hari menjadi sekitar 20,04 juta barel per hari pada April.

Sementara analis JPMorgan Chase memperkirakan harga minyak masih akan bertahan di kisaran 100 Dolar AS per barel hingga akhir tahun. Mereka memperkirakan rata-rata harga minyak tahun 2026 berada di sekitar 97 Dolar AS per barel karena normalisasi pasokan diperkirakan tidak akan berlangsung cepat meski Selat Hormuz kembali dibuka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya