Berita

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Rudianto Lallo. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Dukung Bareskrim Bongkar Seluruh Sindikat Judol Internasional

SELASA, 12 MEI 2026 | 00:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah tegas Bareskrim Polri yang berhasil membongkar sindikat judi online (judol) internasional di Jakarta Barat diapresiasi Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. 

Pengungkapan jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan siber lintas negara yang semakin masif dan terorganisir.

Menurut Rudianto, praktik judol saat ini bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sudah menjadi ancaman serius terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.


“Saya mengapresiasi kerja cepat dan terukur dari Bareskrim Polri. Ini bukan perkara kecil. Judi online sekarang sudah menjadi kejahatan transnasional yang merusak masyarakat dari bawah sampai atas. Negara tidak boleh kalah dengan bandar judi,” kata Rudianto kepada wartawan di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Legislator Partai Nasdem itu menegaskan Indonesia tidak boleh dijadikan tempat aman ataupun basis operasi sindikat judol internasional. 

Karena itu, ia meminta pengusutan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak yang membekingi aktivitas ilegal tersebut.

“Kalau ada yang mencoba menjadikan Indonesia sebagai surga judi online, aparat harus sapu bersih. Bongkar sampai ke akar-akarnya. Jangan berhenti di operator lapangan saja. Kejar bandar, aliran uangnya, termasuk siapa yang bermain di belakang layar,” ujarnya.

Legislator Nasdem dari Dapil Sulsel I ini juga menilai keberhasilan pengungkapan tersebut harus menjadi momentum memperkuat pengawasan terhadap aktivitas digital ilegal yang selama ini terus berkembang dengan berbagai modus baru.

Lanjut dia, dampak judol sangat merusak karena menyasar masyarakat kecil hingga generasi muda. Banyak keluarga menjadi korban akibat kecanduan judol yang berujung pada persoalan ekonomi hingga tindak kriminal lainnya.

“Korban judi online ini nyata. Banyak masyarakat kecil kehilangan penghasilan, rumah tangga hancur, anak muda rusak masa depannya. Karena itu saya selalu katakan, perang terhadap judi online harus menjadi gerakan bersama dan tidak boleh setengah-setengah,” tegasnya.

Rudianto pun mendukung langkah Polri untuk terus memperkuat kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan instansi internasional, guna menutup ruang gerak jaringan judol yang beroperasi lintas negara.

“Saya percaya Polri serius. Tinggal sekarang konsistensi penindakannya harus dijaga. Jangan beri ruang sedikit pun kepada mafia judi online untuk tumbuh di negara ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengamankan ratusan orang yang diduga terlibat dalam operasional judi online internasional. 

Dari pengungkapan tersebut, aparat juga menyita berbagai barang bukti mulai dari perangkat komputer, telepon genggam, hingga dokumen dan paspor para pelaku yang mayoritas merupakan warga negara asing.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya