Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kiri) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

Grace Natalie Ingin Kasusnya soal Ceramah JK Tidak Dikaitkan PSI

SENIN, 11 MEI 2026 | 23:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengaku meminta Ketua Harian PSI, Ahmad Ali untuk tidak melibatkan partai dalam kasusnya.

Grace Natalie sebelumnya dilaporkan oleh sejumlah ormas Islam terkait unggahan video yang viral soal respons terhadap ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

“Saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali agar tidak melibatkan partai,” kata Grace Natalie dalam sebuah konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2025.


Ia menegaskan sejak awal mengunggah video tersebut sebagai bentuk respons pribadi terhadap isu yang sedang diperbincangkan publik.

“Bahwa saya melihat postingan ini, saya lakukan sebagai seorang warga masyarakat merespons sebuah isu yang sedang viral,” tegasnya.

Grace pun optimistis tidak ada unsur pelanggaran hukum dalam video yang diunggahnya di media sosial pribadi.

“Saya yakin, saya optimistis bahwa di sana tidak ada pelanggaran hukum jadi tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal aja kok pernyataannya gitu,” tutup Grace.

Sebelumnya, Grace, mantan politisi PSI Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan terkait tindak pidana penghasutan yang dilakukan dengan media elektronik, provokasi, penghasutan yang dilakukan dengan media elektronik. 

Aduan itu telah teregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 4 Mei 2026, yang diajukan oleh perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya