Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan jajaran. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN

Selama Dua Tahun
SENIN, 11 MEI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pembiayaan gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun.

“Sudah (ketahuan gaji manajer Kopdes Merah Putih). Kita akhirnya harus bayar selama dua tahun," kata Purbaya dalam media briefing di Kemenkeu, Jakarta, Senin 11 Mei 2026.

Purbaya menjelaskan, anggaran pembayaran gaji tersebut berasal dari alokasi program Kopdes Merah Putih yang sebelumnya sudah disiapkan pemerintah. Untuk itu kebijakan tersebut, menurut Purbaya tidak akan menambah beban baru terhadap APBN maupun memperlebar defisit anggaran negara.


"Jadi nggak ada tambahan dana baru ke APBN, nggak ada tambahan defisit baru karena sudah dialokasikan di situ," kata Purbaya.

Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, para manajer Kopdes Merah Putih selama dua tahun pertama akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Setelah masa tersebut berakhir, status mereka akan dialihkan menjadi pegawai Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

"Statusnya sekarang di BP BUMN, tetapi nanti setelah dua tahun itu akan menjadi penempatan di koperasi. Kita sih berharapnya di Kementerian Koperasi, tetapi masih akan kita bahas lagi. Bukan (ASN), tetapi PKWT," ujar Ferry pada Jumat 8 Mei 2026.

Ferry mengatakan, para manajer Kopdes Merah Putih nantinya dituntut memahami model bisnis koperasi serta berbagai unit usaha yang dijalankan. Unit usaha tersebut antara lain gerai sembako, gerai obat, klinik, hingga pergudangan.

Selain mengelola usaha koperasi, para manajer juga diharapkan mampu membangun jaringan bisnis dan mencari sumber pembiayaan guna mendukung pengembangan koperasi di berbagai daerah.

"Bahkan mengarahkan Koperasi Desa Merah Putih baik untuk kegiatan pengembangan usaha, kegiatan pencarian sumber-sumber pembiayaan dan kemudian membangun hubungan relasi usaha," pungkas Fery.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya