Berita

Ilustrasi pengisian oli mobil/Net

Otomotif

Mengungkap Mitos Ganti Oli Mobil: Patokan 5.000 atau 10.000 Kilometer?

SENIN, 11 MEI 2026 | 11:57 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bagi para pemilik mobil, perdebatan mengenai interval penggantian oli mesin seakan tidak pernah ada habisnya. Sebagian pengemudi bersikeras mengganti oli setiap 5.000 kilometer demi keamanan, sementara yang lain merasa tenang menunda hingga 10.000 kilometer karena mengikuti anjuran buku manual.

Lantas, mana yang sebenarnya paling tepat untuk menjaga performa mesin kendaraan Anda?

Berdasarkan buku pedoman resmi dari mayoritas pabrikan, interval 10.000 kilometer atau setiap 6 bulan memang menjadi standar acuan yang paling umum. Angka ini bukannya tanpa alasan.


Kemajuan teknologi pelumas masa kini, khususnya kehadiran oli full sintetis, memang dirancang untuk memiliki daya tahan yang jauh lebih panjang, minim penguapan, dan stabil melumasi mesin.

Namun, perlu dicatat bahwa angka 10.000 kilometer ini sangat mengasumsikan kondisi jalanan yang ideal dan lancar.

Faktanya, kondisi lalu lintas harian sering kali jauh dari kata ideal. Bagi Anda yang tinggal di kawasan perkotaan, kemacetan lalu lintas atau kondisi stop and go adalah makanan sehari-hari.

Dalam situasi macet parah, angka pada odometer (kilometer) mungkin tidak bertambah dengan cepat, namun mesin mobil terus menyala dan bekerja ekstra keras menahan panas.

Akibatnya, kualitas pelumasan oli akan jauh lebih cepat menurun, viskositasnya memburuk, dan berisiko memunculkan endapan lumpur (sludge) pada mesin.

Oleh karena itu, banyak mekanik ahli lebih menyarankan interval 5.000 kilometer, terutama jika Anda masih menggunakan oli mineral atau rute harian Anda didominasi kemacetan ekstrem.

Sebagai jalan tengah yang ideal, perhatikan jenis oli yang Anda gunakan. Oli mineral sebaiknya diganti tiap 5.000 km, oli semi-sintetis di kisaran 7.000 km, dan oli full sintetis maksimal di 10.000 km.

Namun, jika Anda sering terjebak macet berjam-jam, sangat disarankan untuk memangkas interval tersebut hingga 20-30% lebih cepat.

Kesimpulannya, jangan hanya terpaku secara buta pada angka kilometer. Kenali medan jalan harian Anda, gunakan pelumas yang sesuai dengan kebutuhan, atau jadikan patokan waktu 6 bulan sekali sebagai pengingat paling aman agar mesin mobil kesayangan tetap prima!

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya