Berita

Gedung Bank Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Konsumen Masih Percaya Kondisi Ekonomi

SENIN, 11 MEI 2026 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyarakat Indonesia masih menaruh harapan besar pada roda ekonomi nasional. 

Alih-alih meredup, Survei Konsumen Bank Indonesia justru menangkap sinyal stabilitas di zona ekspansi, di mana indeks utama tetap kokoh bertengger jauh di atas ambang batas 100 sebagai penanda keyakinan yang terjaga.

Fenomena ini terekam dalam Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang secara konsisten bergerak di level 123,0, sebuah grafik yang menunjukkan kenaikan tipis jika dibandingkan dengan capaian Maret 2026 yang sebesar 122,9. 


Daya tahan psikologis konsumen ini sejalan dengan apa yang dilaporkan oleh Bank Indonesia, di mana optimisme publik tetap tegak meskipun dinamika pasar global terus membayangi.

Pendorong utama di balik stabilnya kepercayaan ini adalah membaiknya persepsi warga terhadap apa yang mereka rasakan saat ini. 

Hal tersebut tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 116,5 dari sebelumnya 115,4 pada Maret 2026.

Kenaikan IKE mengindikasikan persepsi masyarakat terhadap penghasilan, daya beli, dan ketersediaan lapangan kerja mengalami perbaikan dibanding bulan sebelumnya.

Namun, menariknya, masyarakat tampak mulai mengadopsi sikap yang lebih realistis dan waspada saat menatap masa depan. 

Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat berada pada level 129,6—sebuah angka yang tetap masuk dalam kategori optimistis, meski sedikit melandai dari posisi Maret 2026 yang mencapai 130,4. 

Bank Indonesia menyebut bahwa penurunan tipis pada IEK ini mengindikasikan bahwa konsumen masih memandang prospek ekonomi ke depan dengan kacamata positif, namun dengan tingkat ekspektasi yang mulai bergerak ke arah lebih moderat. 

Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, konsumen Indonesia tampaknya sedang memilih jalan tengah: merayakan perbaikan ekonomi hari ini sembari tetap menjaga langkah antisipatif untuk hari esok.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya