Berita

Pakar strategi maritim, Geoffrey Till di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan. (Foto: Dokumentasi Seskoal)

Politik

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

SENIN, 11 MEI 2026 | 06:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) mempertebal cakrawala berpikir para calon pemimpin masa depan dengan menghadirkan deretan maestro strategi maritim. 

Dalam rangkaian kuliah umum di Cipulir, Jakarta Selatan, selama 6-8 Mei, pakar global bersama para mantan pimpinan TNI AL membedah tuntas esensi kekuatan laut atau sea power yang sesungguhnya.

Pakar strategi maritim paling berpengaruh di dunia, Geoffrey Till, membuka wawasan para perwira siswa pendidikan reguler angkatan ke-65, kekuatan laut melampaui urusan persenjataan. Penulis buku legendaris ini menekankan pentingnya integrasi antara kekuatan militer, diplomasi, penegakan hukum, hingga pilar ekonomi.


“Kekuatan laut bukan sekadar soal senjata, tetapi mencakup militer, diplomasi, penegakan hukum di laut, dan ekonomi. Esensi kekuatan laut bukan hanya jumlah kapal perang, melainkan juga industri galangan kapal, pelabuhan, hukum laut, serta kesadaran masyarakat terhadap laut,” ungkap Geoffrey, dikutip dari keterangan Bagpen Seskoal, Minggu, 10 Mei 2026.

Melengkapi perspektif teori tersebut, Laksamana TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman membagikan resep kepemimpinan lapangan berdasarkan pengalaman tempur nyata. 

Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) sekaligus Kepala Bakamla RI ini menceritakan kembali keberhasilan Operasi Duta Samudera 1 saat membebaskan MV Sinar Kudus dari cengkeraman perompak Somalia.

“Jadikan kuliah umum ini sebagai bekal intelektual dalam menyongsong tugas-tugas besar yang menanti kalian di masa depan. Pemimpin harus memahami 12 prinsip kepemimpinan militer serta mampu mengaplikasikan asas operasi militer, baik dalam kondisi perang maupun selain perang,” tegas Taufiq.

Sementara itu, Laksamana TNI (Purn) Marsetio mempertajam pemahaman siswa mengenai transformasi geopolitik atau konstelasi politik antarnegara dalam ruang geografis. 

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke-24 ini menegaskan, kekuatan laut Indonesia merupakan hasil penyatuan seluruh potensi maritim nasional yang mencakup geografi strategis hingga karakter budaya bangsa. 

“Kekuatan laut bukan sekadar kekuatan militer di laut, melainkan integrasi dari seluruh potensi maritim nasional. Ini mencakup kekuatan armada, infrastruktur seperti galangan kapal, posisi strategis Indonesia di antara dua samudra, serta karakter masyarakat yang memiliki budaya maritim,” jelas Marsetio.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari intellectual exercise atau latihan asah otak bagi 129 perwira siswa guna mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Melalui pembekalan dari para maestro ini, Seskoal memastikan para calon pemimpin TNI AL memiliki landasan berpikir yang kuat untuk menghadapi tantangan maritim abad ke-21 yang kian kompleks.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya